Partisipasi KBRI Santiago dalam Pameran Informasi Pariwisata ASEAN Feria de Información Turística ASEAN tanggal 21 Juni 201

1.    Pada tanggal 21 Juni 2016 bertempat di Club de la Union, Santiago, KBRI dan ITPC Santiago turut berpartisipasi dalam kegiatan Promosi Pariwisata berjudul Feria de Información Turística ASEAN/Pameran Informasi Pariwisata ASEAN yang diselenggarakan oleh Komite ASEAN di Santiago. Sebagaimana diketahui, Komite ASEAN di Santiago dimaksud terdiri dari 5 (lima) perwakilan ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Viet Nam. Saat ini Charge d' affaires Filipina, Raisa Mabayo, bertindak sebagai Ketuanya.    

2.    Pameran Pariwisata ASEAN bertujuan ini untuk mempromosikan Asia Tenggara sebagai tujuan wisata tunggal single destination dan dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan Chili ke kawasan ASEAN. Di samping itu, tujuan lainnnya adalah untuk membangun networking diantara para biro perjalanan Chili dan biro perjalanan negara-negara ASEAN sehingga pada gilirannya mereka dapat membuat paket perjalanan yang menarik ke kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

3.    Kegiatan ini dihadiri oleh 51 biro perjalanan Chili yang saat ini perusahaannya menawarkan berbagai paket perjalanan ke negara-negara Asia Tenggara atau telah menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama dengan tur operator di ASEAN. Di samping itu, Duta Besar Indonesia, Malaysia, Thailand, Viet Nam, Charge d' affaires Filipina, para Homestaff and Local Staff Perwakilan ASEAN lainnya, PF. Ekonomi, Kepala dan Wakil Kepala ITPC, PF. Protkons, PF. Pensosbud dan staf KBRI dan ITPC Santiago turut menghadiri pertemuan dimaksud.

4.    Dalam kesempatan tersebut, masing-masing Kedutaan Besar ASEAN diberikan kesempatan untuk mempromosikan objek wisatanya melalui stan-stan yang telah disediakan. Indonesia memanfaatkan kesempatan itu untuk mempromosikan Wonderful Indonesia dengan menampilkan berbagai buku tentang objek wisata di tanah air, brosur dan peta wisata Indonesia dalam bahasa Spanyol, CD dan pin Wonderful Indonesia, informasi tentang paket wisata ke Indonesia yang ditawarkan oleh tur operator Chile dan daftar harga tiket penerbangan Chile-Indonesia dengan Qatar Airlines.

5.    Selanjutnya telah diadakan sesi paparan, diskusi dan tanya jawab dengan menghadirkan para Kepala Perwakilan ASEAN di Santiago. Hal-hal yang mengemuka dalam sesi tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

a.    Duta Besar RI Santiago menyampaikan bahwa Wonderful Indonesia bukan sekedar brand Pariwisata namun terkandung didalamnya adalah keanekaragaman budaya, kekayaan alam dan berbagai jenis tujuan wisata Indonesia dari pulau Sumatera hingga Papua yang khas dan menarik. Hal tersebut dianggap sesuai dengan kebutuhan wisatawan Chili maupun mancanegara. Di samping itu, disampaikan juga informasi bahwa pada tahun 2015, Indonesia telah menerima sekitar 10 juta lebih wisatawan mancanegara. Pada bagian akhir, Indonesia menayangkan video promosi pariwisata yang dilakukan oleh 3 pemuda Chile yaitu Cammon Indonesia;
b.    Duta Besar Malaysia menyampaikan bahwa perjalanan wisata di kawasan Asia Tenggara sangat mudah dan murah. Dalam kaitan ini, terdapat banyak pilihan transportasi udara yang bersifat low cost seperti Air Asia;
c.    Dalam paparannya, Charge d' affaires Filipina menyampaikan bahwa walaupun jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Filipina tidak sebanyak jumlah wisatawan yang diterima oleh negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Indonesia atau Malaysia namun dengan pembentukan Komunitas ASEAN dan dengan semakin mudahnya perjalanan di wilayah Asia Tenggara, baik dari segi transportasi dan fasilitas, harapannya agar jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Filipina dan ASEAN terus bertambah;
d.    Duta Besar Viet Nam menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas kawasan karena hal tersebut akan memudahkan perkembangan industri pariwisata ASEAN;
e.    Sementara itu, Duta Besar Thailand menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini bermanfaat juga untuk merubah citra negatif yang kadang-kadang dimiliki oleh wisatawan asing terhadap kondisi keamanan di kawasan Asia Tenggara. Perubahaan mindset ini penting guna meningkatkan jumlah pengunjung ke negara-negara ASEAN.   

6.    Dalam sesi interaktif dengan para tur operator Chili, KBRI Santiago menawarkan berbagai tujuan wisata di Indonesia dan mengajak juga untuk membuat paket perjalanan wisata ke Indonesia dengan melihat kemungkinan bekerjasama dengan biro perjalanan di Indonesia. Lebih lanjut, dalam rangka Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan diselenggarakan pada 12-16 Oktober 2016, stan Indonesia mengundang para tur operator untuk membuat paket perjalanan bisnis dan wisata ke beberapa daerah di Indonesia. Misalnya paket perjalanan bisnis dan wisata ke sentra-sentra produksi di beberapa daerah Indonesia, seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta sebagai pusat handicraft dan furniture, Jawa Timur pusat industri kertas, industri strategis (PT PAL), alas kaki, sepeda atau Bali sebagai sentra handicraft, home decoration dan jewellry.​