Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Selamat datang di website KBRI     |       Kunjungi Website Portal Deplu     |       

Berita Kemlu

Presiden SBY Sambut Diaspora Indonesia

Minggu, 08 Juli 2012

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pesan khusus pada malam pembukaan Kongres Diaspora Indonesia Jum’at malam, (06/07) di Los Angeles Convention Center, Amerika Serikat. Selain mengapresiasi penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia yang pertama, Presiden secara khusus menyambut diaspora Indonesia yang datang dari seluruh penjuru dunia.

Kepada seluruh Diaspora Indonesia, Presiden SBY menegaskan komitmen Pemerintah untuk melakukan langkah-langkah kongkret guna menindaklanjuti aspirasi peserta kongres, diantaranya pemberian kemudahan visa bagi diaspora Indonesia.

"Pemerintah RI-pun, siap menjalin kemitraan dengan diaspora Indonesia untuk bekerja sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Indonesia", tutur Presiden.

Kongres Diaspora Indonesia yang secara resmi dibuka oleh Duta Besar RI untuk AS, Dr. Dino Patti Djalal, tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA, Presiden dah CEO Marvell Technology, Sehat Sutardja, Presiden CT Corp, Chaerul Tanjung serta deretan pembicara kongres serta undangan lainnya.

Pada pidato pembukaannya Dubes Dino yang sekaligus sebagai ketua panitia Kongres menyampaikan bahwa kongres diaspora ini adalah kesempatan bersejarah yang diharapkan menjadi momentum terbentuknya identitas komunitas besar Diaspora Indonesia.

Dubes Dino juga menjelaskan fakta terkait diaspora Indonesia. “Diaspora Indonesia punya brain power yang tinggi, kaya akan keahlian, inovasi, ilmu dan juga memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi. Di Qatar misalnya, terdapat sekitar 6000 tenaga profesional Indonesia”, imbuhnya.

Tak hanya itu, diaspora Indonesia juga kaya akan heart power, dimana sebagian diaspora Indonesia, apapun jenis pekerjaannya, selalu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk dikirimkan kepada keluarganya di Indonesia.  

Diaspora Awards

Program pembukaan juga diisi dengan penyerahan Diaspora Awards untuk 3 kategori. Penghargaan pertama untuk kategori “Indonesian Diaspora Lifetime Achievement Award for Global Pioneering and Innovation” yang diserahkan kepada Dr. Sehat Sutardja, Presiden dan CEO Marvell Technology, sebuah perusahaan semiconductor besar di Silicon Valley.

Kategori kedua adalah Diaspora Award for International Excellence yang diberikan kepada Dr. Sri Mulyani Indrawati, yang saat ini menjabat sebagai salah satu Managing Director di Bank Dunia. Sementara itu, penghargaan ketiga diberikan kepada Duta Besar Ebrahim Rasool, Duta Besar Afrika Selatan untuk Amerika Serikat.Duta Besar Rasool adalah warga Negara Afrika Selatan yang  berdarah Indonesia.

Tema kongres “The Power of Harmony in Diversity. Unleashed Worlwide” sangat terasa pada malam pembukaan yang dihadiri beragam diaspora Indonesia. Doa bersama dari tokoh agama yang berbeda-beda semakin menambah khusuk pembukaan kongres tersebut.

Beberapa perwakilan diaspora seperti artis Cinta Laura dan Nicholas Saputra sempat memberikan testimonial mereka yang cukup inspiratif, tentang kebanggaan mereka sebagai bagian dari Indonesia. Malam pembukaan, juga diisi beberapa artis papan atas Indonesia, seperti Be3 dan Ruth Sahanaya, yang menyanyikan lagu-lagu hit popular mereka.

Kongres Diaspora Indonesia yang baru pertama kalinya diadakan ini berlangsung selama 3 hari. Forum diskusi yang mengangkat tema-tema yang relevan seperti ‘Doing Business in the US/Outside Indonesia’, ‘Entrepreneurship and Making Career Choice”, “Promoting Indonesian Soft Power’ telah diangkat pada Sabtu kemarin.

Kongres akan ditutup pada hari Minggu (08/07) yang diantaranya akan diisi dengan pembacaan Deklarasi Diaspora Indonesia. (Sumber: KBRI Washington D.C./Dit.Infomed/PLE/Ed. PY)




Gedung Kantor KBRI Santiago CHILE

static1


static2


static3


static4


static5

running1running2running3running4running5
running6running7running8running9running10
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan