WASPADA DAN TAATI PERATURAN DI YAMAN

6/20/2013

 
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
SANA’A – YAMAN
  
HIMBAUAN
NO.: 193/KONS/VI/2013
HIMBAUAN UNTUK MENINGKATKAN KEWASPADAAN  DAN SELALU MENAATI PERATURAN DI YAMAN
KBRI Sana’a dengan hormat menghimbau segenap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Yaman, untuk berhati-hati dan selalu waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan serta mentaati berbagai peraturan di Yaman bagi keamanan WNI.
Meningkatkan Kewaspadaaan.
Diharapkan seluruh WNI dapat saling menjaga satu sama lain, memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal sebelum melakukan perjalanan dan menghindari beraktivitas di malam hari dan/atau beraktivitas di tempat keramaian jika tidak ada hal yang sangat penting serta tidak mengambil gambar/foto mengenai peristiwa yang terjadi di Yaman tanpa ijin.
Dalam perjalanan, jika para WNI dihentikan oleh orang asing dan/atau aparat keamanan Yaman, siapkan bukti identitas anda seperti paspor dan kartu pelajar/pekerja di Yaman. Namun, jika anda mencurigai bahwa orang asing/aparat keamanan tersebut adalah petugas gadungan atau berniat buruk, agar segera mencari perlindungan ke kantor polisi terdekat atau berlari menuju tempat yang ramai dan mencari pertolongan. Kemudian segera menghubungi teman serumah/ sesama WNI dan menghubungi KBRI Sana’a.
Kepatuhan terhadap peraturan Yaman.
Sesuai Undang Undang Yaman No. 12 Tahun 1994 tentang Kejahatan dan Hukuman terdapat 7 (tujuh) jenis kejahatan yang hukumannya disesuaikan dengan syariah Islam yakni:
  1. Transgresi (pelanggaran hukum/melakukan perbuatan dosa) antara lain: Pembunuhan atau tindakan lain yang menyebabkan kematian orang lain, Penculikan dst;
  2. Pemurtadan yakni barangsiapa yang melakukan dan/atau membantu pemurtadan seorang muslim berpindah agama dari Islam;
  3. Premanisme/bandit;
  4. Pencurian;
  5. Perzinahan, termasuk Homoseksualitas;
  6. Slander/Fitnah;
  7. Mengkonsumsi minuman keras/ beralkohol. 
Ketujuh jenis kejahatan tersebut dianggap sebagai kejahatan serius yang dapat dijatuhi hukuman mati dengan memperhatikan kondisi-kondisi tertentu. Adapun hal-hal lain seperti:
  1. Usaha menyuap pejabat negara Yaman;
  2. Tindakan menyebarkan dokumen/berita yang mengganggu ketentraman masyarakat Yaman, dan
  3. Memiliki gambar/foto yang dapat menampilkan citra buruk negara Yaman.

Jika seseorang melakukan perbuatan pada butir a s/d c, pelaku dapat dikenakan hukuman kurungan/penjara.

Untuk pelayanan WNI di Yaman dapat menghubungi KBRI Sana’a dengan alamat dan No. telepon sbb:

Telp. (968) 9385 0979, 9611 4052
Hotline: (968) 9385 0979, 9611 4052
Demikian untuk dimaklumi dan menjadi perhatian, terima kasih atas perhatiannya.
 
Sana’a, 17 Juni 2013
 

?