Waspada Terhadap Bahaya dan Penggunaan NARKOBA

2/6/2013

 
HIMBAUAN AGAR WNI WASPADA TERHADAP BAHAYA DAN PENGGUNAAN NARKOBA 
 
Memperhatikan informasi dan berita-berita di media tanah air terkait adanya kecenderungan meningkatnya kasus penggunaan narkoba di Indonesia. KBRI Sana’a bersama ini menghimbau agar seluruh WNI memahami peraturan pemerintah Indonesia tentang bahaya narkotika serta mematuhi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Untuk itu kami kutipkan beberapa pasal dan lampirannya yang terkait sebagai berikut:
 
 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2009
TENTANG NARKOTIKA
 
Menetapkan :
Pasal 1
 
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
 
1.    Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman  atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang  dapat  menyebabkan  penurunan  atau  perubahan kesadaran,  hilangnya  rasa,  mengurangi  sampai menghilangkan  rasa  nyeri,  dan  dapat  menimbulkan ketergantungan,  yang  dibedakan  ke  dalam  golongan-golongan  sebagaimana  terlampir  dalam  Undang-Undang ini.
........
13.   Pecandu Narkotika adalah orang yang menggunakan atau menyalahgunakan  Narkotika  dan  dalam  keadaan ketergantungan pada Narkotika, baik secara fisik maupun psikis.
?
14.   Ketergantungan  Narkotika  adalah  kondisi  yang  ditandai oleh  dorongan  untuk  menggunakan  Narkotika  secara terus-menerus  dengan  takaran  yang  meningkat  agar menghasilkan efek yang sama dan apabila penggunaannya dikurangi  dan/atau  dihentikan  secara  tiba-tiba, menimbulkan gejala fisik dan psikis yang khas.
 
15.  Penyalah  Guna  adalah  orang  yang  menggunakan Narkotika tanpa hak atau  melawan hukum.
 
BAB XV
Ketentuan Pidana
 
Pasal 111
 
(1)  Setiap  orang  yang  tanpa  hak  atau  melawan  hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau  menyediakan  Narkotika  Golongan  I  dalam  bentuk tanaman, dipidana dengan pidana  penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda  paling  sedikit  Rp800.000.000,00  (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).
 
Pasal 114
 
(1)  Setiap  orang  yang  tanpa  hak  atau  melawan  hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi    perantara  dalam  jual  beli,  menukar,  atau menyerahkan  Narkotika  Golongan  I, dipidana  dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana  penjara paling singkat  5  (lima)  tahun  dan paling  lama  20  (dua  puluh) tahun  dan  pidana  denda  paling  sedikit Rp1.000.000.000,00  (satu  miliar  rupiah)  dan  paling banyak Rp10.000.000.000,00  (sepuluh miliar rupiah).
 
Lampiran 1
Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 35 Tahun 2009
Tentang Narkotika
 
Daftar Narkotika Golongan I
 
1.  Tanaman Papaver Somniferum L dan semua bagian-bagiannya termasuk buah dan jeraminya,
      kecuali bijinya. 
…….
35.  KATINONA         : (-)-(S)- 2-aminopropiofenon
…….
39.  METKATINONA             : 2-(metilamino )-1- fenilpropan-1-on
 
 
UU ini terdiri dari 155 Pasal dan 27 Bab, dengan total 92 halaman termasuk penjelasan dan lampiran. Untuk lebih memahami mengenai undang-undang tersebut, kepada WNI di Yaman dipersilakan mengunduh UU tersebut pada laman internet berikut ini:
 
Demikian untuk menjadi perhatian, atas kerjasama yang diberikan diucapkan terima kasih.
 
KBRI Sana’a