Sambutan Duta Besar RI dalam Peringatan Hari Ibu ke 84 tahun 2012

12/21/2012

 

 

SAMBUTAN

DUTA BESAR REPUBLIK INDONESIA

HARI IBU DAN HUT DWP

KBRI SANAA, 19 Desember 2012

 

 

Yang saya hormati,

1.  Ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Sana’a

2.  Kepala Kanselerai

3.  Para Anggota DWP

4.  Para Staf KBRI

5.  Ibu-Ibu Bapak-Bapak, rekan-rekan,Hadirin, tamu undangan

 

Assalamu alalikum wr wb,

 

Selamat pagi, dan salam sejahtera semoga Allah swt selalu limpahkan kepada kita semua.

 

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah melimpahkan karuniaNya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan selamat, sejahtera, sehat wal afiat, dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke 84 dan HUT DWP yang ke 13.

 

Kepada seluruh pengurus, anggota dan jajaran pendukung DWP kami ucapkan selamat Ulang Tahun, semoga kiprah dan peran DWP semakin mantap dan terus berkembang, sebagai pendamping suami, sebagai Ibu, dan sebagai warga masyarakat.

 

Kepada seluruh kaum perempuan Indonesia, kiranya pantas untuk berbangga karena sejarah telah membuktikan bahwa kaum perempuan Indonesia telah turut serta dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tentu saja, hingga saat ini Perjuangan belum usai, dan hari ini kita memperingati semangat kaum perempuan Indonesia pada Kongres Perempuan tanggal 22 Desember 1928, 84 tahun lau

 

Jika kita simak sejenak, bulan Desember ini merupakan bulan yang penuh makna, karena selain peringatan hari Ibu dan HUT DWP, juga terdapat banyak hari-hari penting yang perlu kita perhatikan yaitu :

1.  Hari kesadaran dan kewaspadaan terhadap HIV dan AIDS yang jatuh pada tanggal 1 Desember

2.  Hari Anti Korupsi pada tanggal 9 Desember

3.  Hari Hak Asasi Manusia pada tanggal 10 Desember

4.  Dan jangan lupa, tanggal 12 Desember adalah hari Kebersihan Kota Sana’a

 

Ibu-Ibu, Bapak-bapak, rekan-rekan, dan hadirin  yang saya hormati.

 

Berbagai peringatan yang terjadi pada bulan Desember tersebut, tampaknya memiliki tema yang saling terkait satu sama lain, yakni masalah kesehatan, kebersihan, kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan, dan penghormatan atas hak asasi manusia secara keseluruhan.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia menegaskan bahwa kaum perempuan adalah potensi besar bagi bangsa Indonesia untuk menegakkan dan mengisi kemerdekaan, serta membangun bangsa secara menyeluruh.

 

Ketua DWP Pusat, dalam hal ini mengharapkan dan mengamanatkan  kepada seluruh komponen DWP agar menjadi pembawa inspirasi dan perubahan untuk menjadi bangsa yang sejahtera lahir dan bathin. Untuk itu perlu dikembangkan pemahaman prinsip Bela Negara, dengan semangat keberpihakan dan kepedulian,  dan upaya terus menerus untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para anggota agar tampil unggul dalam kompetisi disegala tingkatan, baik pada tingkatan local, nasional dan global.

 

Ibu-Ibu, Bapak-Bapak, rekan-rekan yang saya hormati.

Disisi lain, Bulan Desember adalah bulan terkahir dalam perhitungan tahun Masehi. Kantor pemerintah seperti KBRI Sanaa akan disibukkan dengan kegiatan Muhasabah akhir tahun berupa penutupan buka kegiatan dan anggaran yang harus dipertanggung jawabkan, serta menyiapkan rencana-rencana kedepan menyambut tahun yang akan datang, tahun 2013.

 

Kegiatan Muhasabah tersebut kiranya juga dapat dilakukan pada tingkat individu maupun organisasi kita masing-masing.  Untuk itu, pesan yang terkandung dalam tema berbagai peringatan yang terjadi pada bulan Desember ini hendaknya menjadi bumbu utama dalam racikan kehidupan dan nafas kita, menjadi semangat kita dalam bekerja, bergaul, dan berperilaku dalam masyarakat. Yakni semangat hidup yang dilandasi  dengan prinsip kebersihan, kesehatan, dan penghormatan terhadap sesama, khususnya kepada kaum perempuan.

 

Tidak jemu saya menyampaikan dan mengharapkan, semoga seluruh masyarakat Indonesia yang tinggal di negara Yaman ini, hendaknya tampil berperilaku yang  pantas menjadi teladan dalam berbagai bidang kehidupan, di lingkungan masing-masing.

 

Marilah kita jadikan momentum peringatan hari-hari besar, dan hari-hari penting ini, serta momentum akhir tahun 2012 ini,  untuk selalu mengingat dan menghitung, menghisab, atas apa-apa yang telah kita lakukan, sekaligus menghitung seberapa besar manfaat keberadaan kita bagi orang lain, seraya memupuk semangat untuk meningkatkan kinerja kita yang lebih baik dimasa-masa yang akan datang.

 

Sebelum kami akhiri sambutan ini, ijinkan saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh staf yang telah menyiapkan acara dengan baik, dan terima kasih serta penghargaan saya kepada Dr. Tereza Zakaria yang telah meluangkan waktu bersama kita semua. Dr Tereza adalah salah satu perempuan Indonesia yang telah membuktikan mampu berkompetisi secara global, bekerja di organisasi internasional IOM di Yaman. Dr Tereza akan berbagi pengalaman dan ilmunya dengan kita semua. Marilah kita ikuti secara seksama paparan beliau.

 

Dirgahayu Dharma Wanita Persatuan, dan Dirgahayu Kaum Perempuan Indonesia.

 

Akhir kata, semoga Tuhan yang Maha Kuasa, Allah swt selalu melimpahkan kekuatan dan perlindungan, serta berkah persaudaraan kita yang semakin kuat.

 

Billahi taufiq wal hidayah, Wassalamu alaikum wr wb.

 

Sanaa. 19 Desember 2012