Under Secretary Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Italia: Indonesia Merupakan Mitra Utama Italia

9/29/2014

?

Under Secretary Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Italia, Benedetto Della Vedova, mewakili Menteri Luar Negeri Italia dalam sambutannya pada acara resepsi diplomatik menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekan RI yang ke 69,  tanggal 26 september 2014, menekankan bahwa Indonesia merupakan mitra utama Italia di kawasan Asia Tenggara yang memiliki berbagai potensi untuk tersu dikembangkan. Dalam upaya peningkatan hubungan kerjasama kedua negara, Under Secretary Menteri Luar Negeri Italia menyampaikan pula mengenai rencana kegiatan Kementerian Luar Negeri Italia untuk menyelenggarakan Konferensi yang didedikasikan untuk Indonesia pada akhir tahun 2014.

Sebelumnya, Duta Besar RI Roma, August Parengkuan dalam sambutannya menyampaikan Italia merupakan mitra dagang Indonesia terbesar ketiga di Uni Eropa dan sebagai sesama negara anggota G-20, Indonesia dan Italia secara bersama-sama mampu saling mengisi untuk terus meningkatkan hubungan bilateral yang telah berlangsung selama 65 tahun.

Resepsi tersebut dihadiri sejumlah kalangan pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Italia; Mantan Menteri Luar negeri Italia, Giuglio Terzi di Sant'Agata; Director General for Global Affairs, Luigi Efisio Marras; Principal Director for the Countries of Asia and Oceania, Andrea Perugini, Kantor Kepresidenan seperti Head of the Diplomatic Protocol of the Italian Republic, Riccardo Guariglia, Pejabat Tinggi Kementerian Ekonomi, Pejabat Tinggi dari Kementerian Pertahanan Italia, Pejabat Tinggi Food and Agriculture Organization (FAO), para duta besar negara sahabat, Direktur Jenderal Alta Roma, kalangan pengusaha, jurnalis serta friends of Indonesia.

Acara resepsi telah mempromosi budaya Minahasa Utara,  fashion show batik dan tenun dari Minahasa Utara, serta dimeriahkan oleh Diva Indonesia, Ruth Sahanaya dibawah naungan Yayasan Torang Samua Basodara yang didukung oleh Kemenparekraf dan Kabupaten Minahasa Utara.

Siaran Pers ini dikeluarkan oleh KBRI Roma