Tari Bali Tampil Memukau di Hadapan Masyarakat Italia

9/7/2014

?

?Ketika dentingan suara gamelan Bali menyatu dengan angin malam udara terbuka Taman Giardini di Aranci pusat kota Roma, lebih dari 250 orang penonton seolah lupa bahwa saat itu mereka sedang berada di taman kota Roma, kota yang penuh dengan kekayaan warisan budaya kerajaan Romawi. Di bawah sinar rebulan pada malam itu, Penampilan tari-tarian Topeng Bali oleh kelompok Gamelan Gong Cenik hari Sabtu, tanggal 6 September 2014 selama dua jam memberikan kehangatan bagi acara Festival Internationale di Teatro Urbano yang ke-20. Suasana pertunjukan semakin terasa merakyat dan hangat karena diadakan ditengah-tengah Taman di bawah cerahnya cahaya rembulan pada malam itu. 
 
Festival tahun ini diselenggarakan oleh Abraxa Teatro dengan dukungan Pemerintah Kota Roma menampilkan tari dari Amerika Serikat, Amerika Selatan, berbagai negara di Eropa, serta Asia dan berlangsung dari tanggal 3 September sampai dengan 1 Oktober 2014. Emilio Genazzini, Direktur Artistik Abraxa Teatro, berterima kasih atas dukungan kerjasama KBRI Roma khususnya terkait penampilan Enrico untuk tari topeng dan gamelan Bali, karena penampilan tersebut telah merebut perhatian artis seni teater yang ingin menikmati keunikan ekspresi gerak tubuh dalam memerankan berbagai tokoh diantaranya Raja, orang tua, Cewek Cantik, Pelawak, sampai membawakan peran sebagai wisatawan asing datang ke Bali, dalam rangkaian cerita tentang pulau Dewata, “L’isola Degli Dei”.
 
Kehadiran Enrico Masseroli, yang telah berguru selama empat puluh tahun kepada pakar tari topeng Bali, I Made Djimat, juga telah dimanfaatkan untuk memberikan pengajaran  pada workshop Gamelan Bali yang diikuti oleh 25 anak setempat, pada sore hari sebelum pertunjukan dilakukan. Selama berlangsungnya workshop dan pertunjukan, warga setempat dan penonton diajak berdialog dalam bahasa Italia dan bahkan sesekali dengan bahasa Indonesia. Oleh karenanya tidak mengherankan dalam menghadapi pertunjukan para pengunjung sudah memenuhi kursi yang tersedia, setengah jam sebelum acara dimulai dan mereka khusus datang dari luar kota Roma untuk menonton penampilan seni budaya dari Indonesia.  
 
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma.