Pengusaha Italia Berminat Menanamkan Modal di Indonesia

10/28/2014

?Pengusaha-pengusaha Italia menyatakan minat untuk menanamkan modal di Indonesia seusai seminar mengenai “Pengembangan Potensi Ekonomi dan Peluang Bisnis di Indonesia”. Pembicara dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Eximbank dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menjanjikan kemudahan untuk para investor Italia ke Indonesia. Para pengusaha yang hadir kebanyakan bergerak di bidang jasa konstruksi dan infrastruktur.

 
Seminar yang berlangsung pada hari Selasa (28/10) di salah satu Ruang Senat Italia, Roma tersebut disponsori oleh BKPM dengan dukungan KBRI Roma, dibuka oleh Ketua Umum Assosiasi Persahabatan Italia-Indonesia, Senator Italia Aldo Di Biagio dan diikuti oleh sambutan Dubes RI August Parengkuan.
 
Aldo Di Biagio menjelaskan mengenai peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Italia serta menggambarkan besarnya peluang kerjasama ekonomi yang dapat ditingkatkan oleh kedua negara. Sementara itu, Duta Besar RI, August Parengkuan menjelaskan mengenai kondisi perekonomian Indonesia terkini seperti meningkatknya GDP Indonesia selama satu dekade terakhir menjadi 1.2 triliun USD dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6%, meningkatnya kalangan menengah di Indonesia yang berimbas meningkatnya konsumsi dalam negeri,  meningkatnya pendapatan perkapita menjadi USS 5000 serta kemampuan pemerintah mengurangi hutang publik sebesar 24%. Selain itu, Duta Besar juga menyampaikan tiga faktor utama dalam mendukung keberhasilan ekonomi Indonesia yaitu politik yang stabil, dinamika ekonomi Indonesia yang berhasil memadukan antara sumber daya alam, tenaga kerja yang terampil, teknologi, dan ditunjang oleh besarnya jumlah penduduk Indonesia menjadi pasar dinamis serta semakin jelasnya peraturan dan perundang-undangan yang membuat iklim investasi di Indonesia lebih kompetitif terutama dengan adanya pemerintah baru, yang anggota kabinetnya bersih dari korupsi.
 
Gabungan pembicara dari pihak pemerintah dan swasta membuat seminar berjalan menarik. Hadir dalam seminar tersebut Bapak Ngalim Sawega selaku CEO-Indonesia Eximbank menjelaskan mengenai gambaran perekonomian Indonesia terkini yang terus berkembang ditunjang oleh meningkatnya jumlah kelas menengah di Indonesia yang tinggal di daerah perkotaan sebesar 60,9% dari total populasi serta kuatnya fondasi ekonomi Indonesia secara makro. Kemudian Bapak Ir. Tamba Parulian Hutapea, MCP selaku Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal,  Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) menjelaskan berbagai peluang proyek infrastruktur di Indonesia yang terbuka bagi pengusaha asing. Hal ini didukung oleh peraturan baru di Indonesia yang memberikan beberapa kemudahan kepada pengusaha asing untuk berinvestasi di Indonesia terutama yang bergerak di bidang infrastruktur. Beberapa proyek yang akan dilaksanakan di antaranya adalah pembangunan Jalur Kereta Api dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma, pengembangan  Pelabuhan Cimalaya, Kuala Tanjung dan Makassar serta pengolahan sampah di wilayah Jawa Barat yang secara detil ketiga proyek tersebut dijelaskan oleh masing-masing pejabat yang bertanggung jawab menanganinya. Selain itu,  Bapak Oscar Piacentini selaku Ketua Aktivitas Internasional, Perusahaan Konstruksi Piacentini dari Italia yang sudah berhasil mengembangkan investasinya di Indonesia  juga berbagi pengalaman mengenai bagaimana cara mengembangkan investasi di Indonesia dihadapan para pengusaha di Italia.
 
Penyelenggaraan seminar mendapat tanggapan yang sangat positif dari kalangan pengusaha di Italia yang tercermin dari penuhnya ruang senat Italia yang yang digunakan serta aktifnya para pengusaha untuk menggali informasi lebih dalam pada saat sesi ramah tamah dengan para nara sumber.