Hassan Wirajuda di Italia : Indonesia Harus Lebih Berperan

6/4/2014

?

Indonesia harus lebih berani mengambil peranan penting dalam percaturan dunia karena saat ini Indonesia menduduki posisi 'baru' di dunia sebagai negara yang terus tumbuh menjadi besar dan kuat di berbagai bidang.  Demikian disampaikan DR. N. Hassan Wirajuda, yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI pada kesempatan sebagai narasumber seminar politik yang diselenggarakan KBRI Roma hari Rabu, 4 Juni 2014, di Wisma Indonesia, Roma, Italia. 
   
Dalam paparannya bertajuk Indonesia Rising: Indonesia's Foreign Policy and Its Role in the Region, Hassan Wirajuda yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri selama 8 tahun ini menyampaikan secara komprehensif perkembangan terkini dunia ekonomi dan politik Indonesia, di antaranya upaya Indonesia mempromosikan demokrasi dan HAM. Di bidang ekonomi, Hassan Wirajuda menyoroti bahwa keberhasilan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi terbesar kesepuluh di dunia versi Bank Dunia dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap positif meskipun diterpa krisis ekonomi global merupakan hasil dari kebijakan ekonomi yang kuat termasuk menekan rasio hutang terhadap GDP hingga 23% di tahun 2013.
 
Pada akhir paparannya, Hassan Wirajuda menekankan perlunya keseimbangan antara pembangunan politik dan pembangunan ekonomi, sehingga sustainable development tidak boleh hanya mengacu pada pertumbuhan ekonomi semata.
 
Para tamu undangan seminar yang di antaranya mantan Menlu Italia, Giulio Terzi; Wakil Dirjen Kawasan  Asia dan Oceania, Andrea Perugini; Duta Besar negara ASEAN, pejabat Kemlu Italia lainnya, pengamat politik Asia, akademisi dari universitas terkemuka, kalangan diplomatik, konsul kehormatan, berbagai kalangan swasta dan media di Italia menunjukkan antusiasme terhadap kehadiran Hassan Wirajuda. Keingintahuan lebih dalam mengenai Indonesia terlihat saat sesi dikusi dimana pertanyaan yang diajukan sangat beragam meliputi pemilihan umum Presiden yang akan datang, toleransi dan dialog antar kepercayaan, isu penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan yang melibatkan negara-negara ASEAN, serta upaya peningkatan kerjasama antara Indonesia dan Italia di sejumlah sektor.
 
Seminar dan diskusi semacam ini merupakan kegiatan rutin KBRI Roma dengan topik diskusi seputar Indonesia dari berbagai sudut pandang dengan mengundang narasumber ahli maupun penggiat dari Indonesia baik mewakili pemerintah maupun pihak swasta. Hari Jumat, 6 Juni 2014, yang akan datang, Hassan Wirajuda dijadwalkan akan kembali menjadi narasumber pada roundtable discussion yang terselenggara atas kerjasama KBRI dengan Institut Studi Politik Internasional Italia (ISPI).

 

Sumber: Kedutaan Besar RI di Roma