Tentang Pelayanan Perwakilan

PROSEDUR DAN MEKANISME PELAYANAN KEKONSULERAN​



a.        Legalisasi
 

1.    Pelayanan legalisasi dokumen yang dikeluarkan di Saudi Arabia dan akan digunakan di Indonesia diberikan setelah adanya pengesahan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi atas keabsahan dokumen tsb. KBRI hanya akan memberikan legalisasi dokumen yang telah tertera cap dan tanda tangan pejabat Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.


 

2.    Untuk dokumen-dokumen yang dikeluarkan di Indonesia dan memerlukan legalisasi untuk digunakan di Arab Saudi, KBRI dapat membubuhkan pengesahan atas tanda tangan pejabat Kementerian Agama, Kementerian Kehakiman dan Kementerian Luar Negeri RI setelah sebelumnya meneliti kebenaran dokumen tersebut. Permohonan pengesahan dokumen yang banyak diajukan umumnya adalah Surat Izin Mengemudi (SIM), Akta Nikah, Akta Kelahiran, Ijazah dan Surat Kematian.

 

3.    KBRI Riyadh dapat membantu menterjemahkan dokumen-dokumen yang ingin dilegalisasi.

 

4.    Persyaratan legalisasi dokumen, antara lain:

 

-        Membawa dokumen asli yang akan diterjemahkan;

-        Melampirkan Iqamah asli dan salinan (fotokopi); dan

-        Melampirkan paspor asli dan salinan (fotokopi).



​​b.        Pelayanan WNI 


1)    Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI) / Paspor


KBRI menerbitkan paspor baru atas permintaan pemohon yang akan memperpanjang kontrak atau cuti ke Indonesia dan disebabkan telah habis masa berlaku paspor, hilang atau rusak. Adapun prosedur dan persyaratannya sebagai berikut:


 

-        Pemohon adalah WNI yang tinggal di wilayah kerja KBRI Riyadh;

-        Pemohon diharuskan datang ke KBRI untuk wawancara;

-        Mengisi formulir Perdim: 14 (formulir disediakan oleh KBRI) dengan huruf cetak dan jelas;

-        Melampirkan pas photo berwarna 4 (empat) lembar berukuran 4x6 cm yang terbaru (tidak lebih dari 6 bulan);

-        Melampirkan surat tanda terima atau pernyataan penyelesaian gaji; dan

-        Khusus bagi paspor hilang atau rusak diharuskan melampirkan surat keterangan permohonan penggantian paspor dari Kantor Imigrasi Arab Saudi.


2)    Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP)


SPLP umumnya diberikan secara cuma-cuma kepada TKI/WNI bermasalah yang telah selesai permasalahan/kasusnya melalui hukuman penjara, Karantina Imigrasi (Tarhil), Kantor Urusan Ketenagakerjaan Wanita (KUKW), maupun penampungan sementara KBRI Riyadh   (sesuai SK Kepala Perwakilan RI No. 070/SK/ VII/2014 tanggal 21 Juli 2014 pasal 4) guna proses pemulangan/deportasi ke Indonesia. SPLP tersebut diberikan sebagai pengganti paspor yang hilang, ditahan majikan atau sebab lainnya atas permintaan dari Atase Tenaga Kerja KBRI, Kantor Urusan Ketenagakerjaan Wanita (KUKW), Karantina Imigrasi ataupun Penjara Arab Saudi. Adapun prosedurnya adalah sebagai berikut:


 

-        Bagi TKI bermasalah yang kasusnya diselesaikan melalui Bidang Tenaga Kerja KBRI Riyadh akan menerima surat permohonan penerbitan SPLP dari Atase Tenaga Kerja. 

-        Bagi TKI yang di berada KUKW, Penjara, Karantina Imigrasi maupun yang datang dengan visa ziarah dan visa umroh, SPLP akan diberikan harus atas permintaan dari Kepala/Pejabat pada instansi-instansi tersebut dengan menyertakan bukti penyelesaian kasus dan penerimaan hak-hak TKI tersebut.

-        Bagi TKI/WNI yang akan pulang habis dan paspornya telah habis masa berlakunya akan berikan SPLP dan dikenakan biaya SR 20 (dua puluh riyal).


 

3)    Perubahan Data Paspor


Perubahan data paspor biasanya berupa permohonan tambah keluarga/memasukan anak pada paspor orang tua. Perubahan data paspor umumnya diberikan kepada TKI/WNI bermasalah di Karantina Imigrasi dan Penjara serta yang melahirkan dari hasil hubungan gelap/perkawinan tidak sah. Adapun persyaratan perubahan data paspor adalah sebagai berikut:

 

-        Mengisi formulir tambah keluarga;

-        Melampirkan pas photo berukuran 3x4 cm sebanyak 3 lembar;

-        Melampirkan paspor kedua orang tuanya;

-        Menunjukkan buku nikah; dan

-        Melampirkan copy akta kelahiran yang dikeluarkan oleh Catatan Sipil Arab Saudi.


 

4)    Surat Keterangan


Beberapa bentuk Surat Keterangan yang dapat dibuat di KBRI dan persyaratannya adalah sebagai berikut:


a.    Surat keterangan pemindahan barang pribadi baik dengan container maupun melalui jasa perusahaan ekspedisi (cargo). Syarat-syaratnya adalah membuat surat permohonan pengiriman barang kepada Fungsi Konsuler KBRI Riyadh dan melampirkan daftar barang yang akan dipindahkan yang telah disahkan oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, salinan (fotokopi) paspor dan salinan (fotokopi) iqamah.


b.    Surat keterangan jalan/cuti dan surat keterangan domisili. Syarat-syaratnya antara lain membuat surat permohonan kepada Fungsi Konsuler KBRI Riyadh, salinan (fotokopi) paspor dan salinan (fotokopi) iqamah.


 

c.    Surat Keterangan Kelahiran anak.


Syarat-syarat Surat Keterangan Kelahiran Anak antara lain:

-        Salinan (fotokopi) surat keterangan kelahiran anak dari Rumah Sakit;

-        Salinan (fotokopi) Akta Kelahiran anak yang dikeluarkan oleh Kantor Catatan Sipil Arab Saudi;

-        Salinan (fotokopi) paspor kedua orang tua;

-        Salinan (fotokopi) iqamah kedua orang tua;

-        Salinan (fotokopi) surat nikah orang tua; dan

-        Mengisi Formulir F-2 05 dan F-2 07 (formulir disediakan oleh KBRI) dengan huruf cetak/capital.


 

5)    Pendaftaran Diri / Lapor Diri


Syarat-syarat Lapor Diri adalah sebagai berikut:
-        Melampirkan paspor asli pemohon;
-        Mengisi formulir lapor diri; dan
-        Melampirkan pas photo 1 lembar ukuran 4x6.


 

6)    Kewarganegaraan Indonesia (Kewarganegaraan Ganda)


Khusus pemohon Kewarganegaraan Ganda, KBRI hanya dibolehkan memberikan secara langsung bagi anak yang lahir setelah bulan Agustus 2006.  Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut:

-        Mengisi formulir Perdim: 14 (formulir disediakan oleh KBRI) dengan huruf cetak dan jelas;

-        Mengisi formulir pendaftaran untuk mendapatkan Fasilitas Keimigrasian;

-        Salinan (fotokopi) Akta Kelahiran;

-        Salinan (fotokopi) paspor kedua orang tua;

-        Salinan (fotokopi) paspor asing anak;

-        Salinan (fotokopi) Akta Nikah; dan

-        Melampirkan pas foto berwarna berukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar.