Paspor & SPLP


1.  Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI) / Paspor

KBRI menerbitkan paspor baru atas permintaan pemohon yang akan memperpanjang kontrak atau cuti ke Indonesia dan disebabkan telah habis masa berlaku paspor, hilang atau rusak. Adapun prosedur dan persyaratannya sebagai berikut :

    • Pemohon adalah WNI yang tinggal di wilayah kerja KBRI Riyadh;
    • Pemohon diharuskan datang ke KBRI untuk wawancara;
    • Mengisi formulir Perdim: 14 (formulir disediakan oleh KBRI) dengan huruf cetak dan jelas;
    • Melampirkan pas photo berwarna 4 (empat) lembar berukuran 4x6 cm yang terbaru (tidak lebih dari 6 bulan); 
    • Melampirkan surat tanda terima atau pernyataan penyelesaian gaji; dan
    • Khusus bagi paspor hilang atau rusak diharuskan melampirkan surat keterangan permohonan penggantian paspor dari Kantor Imigrasi Arab Saudi.


​​2.  Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP)

SPLP umumnya diberikan secara cum​a-cuma kepada TKI/WNI bermasalah yang telah selesai permasalahan/kasusnya melalui hukuman penjara, Karantina Imigrasi (Tarhil), Kantor Urusan Ketenagakerjaan Wanita (KUKW), maupun penampungan sementara KBRI Riyadh   (sesuai SK Kepala Perwakilan RI No. 070/SK/ VII/2014 tanggal 21 Juli 2014 pasal 4) guna proses pemulangan/deportasi ke Indonesia. SPLP tersebut diberikan sebagai pengganti paspor yang hilang, ditahan majikan atau sebab lainnya atas permintaan dari Atase Tenaga Kerja KBRI, Kantor Urusan Ketenagakerjaan Wanita (KUKW), Karantina Imigrasi ataupun Penjara Arab Saudi. Adapun prosedurnya adalah sebagai berikut : 


  • Bagi TKI bermasalah yang kasusnya diselesaikan melalui Bidang Tenaga Kerja KBRI Riyadh akan menerima surat permohonan penerbitan SPLP dari Atase Tenaga Kerja.
  • Bagi TKI yang di berada KUKW, Penjara, Karantina Imigrasi maupun yang datang dengan visa ziarah dan visa umroh, SPLP akan diberikan harus atas permintaan dari Kepala/Pejabat pada instansi-instansi tersebut dengan menyertakan bukti penyelesaian kasus dan penerimaan hak-hak TKI tersebut.
  • Bagi TKI/WNI yang akan pulang habis dan paspornya telah habis masa berlakunya akan berikan SPLP dan dikenakan biaya SR 20 (dua puluh riyal).