Pemulangan WNI/TKI Bermasalah Gelombang Ke-III

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

DALAM rangka pemulangan WNI/TKI bermasalah dari 9 (sembilan) Perwakilan RI di luar negeri sebagai bagian dari Program Kerja 100 hari Kementerian Luar Negeri R.I (Kemlu RI) dalam Kabinet Indonesia Bersatu II Periode 2009-2014, Tim Kemlu RI bekerjasama dengan KBRI Riyadh telah berhasil memulangkan sebanyak 235 (dua ratus tiga puluh lima) WNI bermasalah secara cuma-cuma dalam 3 gelombang pemulangan sejak tanggal 19 Desember 2009 sampai dengan 11 Januari 2010. Permasalahan secara umum para WNI/TKI bermasalah yang dipulangkan dari penampungan KBRI Riyadh adalah gaji tidak dibayar/tidak lancar (29%), penganiayaan (13%), pelecehan/diganggu majikan atau keluarganya (11%), tidak sesuai perjanjian kerja (11%), beban kerja terlalu berat/majikan cerewet (11%), sakit (6%), majikan tidak cocok atau sebaliknya (6%), kontrak selesai tapi tidak dipulangkan (6%), dan lain-lain (7%). Secara keseluruhan, Tim Kemlu RI bekerjasama dengan Perwakilan RI serta instansi terkait telah memfasilitasi pemulangan sebanyak 1.423 (seribu empat ratus dua puluh tiga) WNI/TKI bermasalah dari penampungan pada beberapa Perwakilan RI (KBRI & KJRI) di Timur Tengah yaitu Riyadh, Jeddah, Abu Dhabi, Amman, Cairo, Damaskus, Doha, Dubai, Kuwait, dan Sana’a. Pemulangan tersebut merupakan tindak lanjut perwujudan kepedulian dan keberpihakan pemerintah serta hasil kerja keras KBRI Riyadh dan koordinasi yang baik dengan Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemlu RI beserta instansi pemerintah lainnya seperti Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Bareskrim, dan BNP2TKI.