Duta Cilik Indonesia Peserta Global Competitiveness

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

QANITA QAMARANI, 14 tahun, seorang anak Indonesia berbakat hadir pada Global Competitivenes Forum ke-4 di Riyadh, Arab Saudi tanggal 26 Januari 2010 mewakili Indonesia bersama 4 orang anak lainnya yang berasal dari Arab Saudi, Kazakhstan, Malaysia, dan Amerika Serikat berbicara bagaimana mereka mengembangkan kemampuan inovatif independen. Kelima anak tersebut berbicara pada sesi panel anak-anak yang bertema "Building Blocks of Sustainable Competitiveness," mengatakan bahwa pendidikan seni awal mereka telah memberikan kontribusi terhadap pengasahan kreativitas mereka. Global Competitivenes Forum (GCF) didirikan pada 2006 oleh Saudi Arabian General Investment Authority (SAGIA) ini merupakan pertemuan tahunan para pemimpin bisnis terkemuka, para pemimpin politik internasional, dan intelektual dan wartawan terpilih. Lebih dari seribu pengusaha terkemuka di dunia dan wanita, pejabat pemerintah dan akademisi berpartisipasi dalam forum dimaksud. Dalam kesempatan presentasinya, Qanita Qamarani mencoba memaparkan pendapatnya mengenai Alquran. Dengan bahasa Inggrisnya yang apik, ia menyebutkan bahwa Alquran adalah kitab inspirasi bagi seni, ilmu pengetahuan, dan pengetahuan. Qamarani mengatakan bahwa ia telah belajar banyak dari Kitab Suci tentang berbagai aspek kehidupan. Ada sisi penting Al Qur'an yang harus disadari oleh umat Islam: pengetahuan yang luas tentang hidup dan panggilan untuk kreativitas dan imajinasi, katanya selama pemaparannya tentang "Creative Experiences". Paparan Qamarani mengundang decak kagum para hadirin yang umumnya adalah warga Arab Saudi. Sejumlah pujian dan ucapan selamat atas paparannya yang bagus terkait Al-Quran mengalir setelah sesi anak-anak tersebut berlangsung. Patut kiranya kita berbangga hati terhadap Duta Cilik kita ini, yang atas biaya sendiri dengan didampingi oleh kakak dan kedua orang tuanya, Qamarani turut mengharumkan nama Indonesia.