Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Pelayanan Kekonsuleran

Prosedur Dan Mekanisme Pelayanan

I. Surat perjalanan RI
a. Paspor Baru
KBRI menerbitkan paspor baru atas permintaan pemohon disebabkan karena telah habis masa berlaku paspor, hilang atau rusak.

Adapun prosedur dan persyaratannya sbb :
  1. Pemohon adalah WNI yang tinggal di wilayah kerja KBRI Riyadh.
  2. Pemohon yang tinggal di wilayah Riyadh diharuskan datang ke KBRI untuk wawancara, pembubuhan cap jari dan tanda tangan pada paspor baru. Bagi pemohon yang tinggal di luar wilayah Riyadh dapat melalui agen-agen dan wawancara dengan ybs dilakukan melalui telepon.
  3. Mengisi formulir Perdim 14 dan formulir lapor diri dengan huruf cetak dan jelas.
  4. Melampirkan pas photo berwarna 4 (empat) lembar berukuran 4x6 cm.
  5. Melampirkan surat tanda terima atau pernyataan penyelesaian gaji.
  6. Khusus bagi paspor hilang atau rusak diharuskan melampirkan surat keterangan permohonan penggantian paspor dari Kantor Imigrasi Arab Saudi.

b. SPLP
SPLP umumnya diberikan secara cuma-cuma kepada TKI bermasalah (sesuai SK Kepala Perwakilan RI No. 039/SK/DB/VI/2002 tanggal 01 Juli 2002 pasal 3) yang telah selesai kasusnya guna proses pemulangan ke Indonesia.
SPLP tersebut diberikan sebagai pengganti paspor yang disebabkan karena hilang, ditahan majikan atau sebab lainnya atas permintaan dari Atnaker KBRI, Kantor Urusan Ketenagakerjaan Wanita (KUKW), Karantina atau Penjara Arab Saudi.


Adapun prosedurnya sbb :

  1. Bagi TKI bermasalah yang kasusnya diselesaikan melalui Bidnaker KBRI, harus melampirkan surat permohonan SPLP dari Atnaker dan ybs diharuskan datang ke Bidang Konsuler untuk wawancara, pembubuhan cap jari dan tanda tangan pada SPLP.
  2. Bagi TKI yang di berada KUKW, Penjara maupun Karantina harus atas permintaan dari Kepala/Pejabat pada instansi-instansi tersebut dengan menyertakan bukti penyelesaian kasus dan penerimaan hak-hak TKI tersebut. Selanjutnya Bidang Konsuler KBRI Riyadh mengirim petugas ke instansi-instansi tersebut untuk melakukan wawancara dengan TKI ybs, pembubuhan cap jari dan tanda tangan pada SPLP.
  3. Penyerahan SPLP kepada pejabat di instansi-instansi tersebut disertai dengan catatan tanda terima.

 

c. Tambah keluarga


Untuk permohonan tambah keluarga/memasukan anak pada paspor orang tua disyaratkan sbb:

  1. Mengisi formulir tambah keluarga.
  2. Melampirkan pas photo berukuran 3x4 cm sebanyak 3 lembar.
  3. Melampirkan paspor kedua orang tuanya.
  4. Menunjukkan buku nikah asli.
  5. Melampirkan copy akta kelahiran yang dikeluarkan oleh Catatan Sipil Arab Saudi.


II. Visa/izin masuk wilayah RI


a. Visa Diplomatik dan Dinas
Visa diplomatik maupun dinas diberikan kepada warga negara asing pemegang paspor diplomatik maupun dinas yang akan bertugas atau melakukan kunjungan kedinasan ke Indonesia.
Adapun persyaratannya sbb:

  1. Mengisi formulir.
  2. Melampirkan pas photo berwarna berukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar.
  3. Masa berlaku paspor lebih dari 6 bulan.
  4. Bagi warga negara Arab Saudi melampirkan nota dinas dari Kementrian Luar Negeri Arab Saudi.
  5. Bagi warga negara asing lainnya yang berada di Arab Saudi melampirkan nota diplomatik dari kantor perwakilannya.


b. Visa kunjungan wisata, kunjungan sosial budaya, transit dan kunjungan usaha satu kali perjalanan


Diberikan kepada warga negara asing pemegang paspor biasa yang tinggal di Arab Saudi sesuai permohonan jenis visa yang diajukan.


Adapun persyaratannya sbb :

  1. Mengisi formulir.
  2. Identitas lengkap pemohon.
  3. Melampirkan pas photo berwarna berukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar.
  4. Masa berlaku paspor lebih dari 6 bulan.
  5. Melampirkan surat rekomendasi dari sponsor.
  6. Memiliki exit re-entry visa.
  7. Melampirkan bukti tiket PP atau untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain.
  8. Bagi WNA yang berkunjung untuk tujuan usaha harus melampirkan surat rekomendasi dari perusahaannya yang dilegalisasi oleh Kadin setempat.
  9. Bagi WNA pemohon visa sosial budaya harus menerangkan siapa orang yang akan dikunjungi di Indonesia dan alamat lengkap di Indonesia.


c. Visa tinggal terbatas dan visa kunjungan usaha beberapa kali perjalanan


Untuk visa tinggal terbatas dan visa multiple exit reentry permit diperlukan persyaratan lainnya selain persyaratan tersebut pada butir “e”, sbb:

  1. Surat persetujuan dari Depertemen Kehakiman dan HAM RI, c.q. Direktur Jenderal Imigrasi.
  2. Surat permohonan dari sponsornya di Indonesia.
  3. Masa berlaku paspor lebih dari 18 bulan.


d. Visa kunjungan, wisata dan social budaya dari Negara-negara yang memerlukan calling visa


Untuk negara-negara sbb:

  1. Afghanistan
  2. Kamerun 
  3. Pakistan
  4. Bangladesh
  5. Korea Utara
  6. Somalia
  7. Ghana
  8. Liberia
  9. Srilanka
  10. Guinea
  11. Mali
  12. Zimbabwe
  13. Irak
  14. Niger
  15. Israel 
  16. Nigeria


KBRI Riyadh akan menerbitkan visa bagi warga negara-negara tersebut di atas setelah mendapatkan izin dari Ditjen Imigrasi, Depkumham di Jakarta.


Syarat-syarat yang diperlukan untuk visa bagi warga negara-negara yang memerlukan calling visa, sbb:

  1. Pemohon harus datang sendiri ke KBRI untuk wawancara;
  2. Invitation Letter dari Mitra/Sponsor di Indonesia, ATAU surat jaminan dari travel/sponsor/ hotel di Indonesia;
  3. Surat dari majikan/perusahaan tempat bekerja;
  4. Memiliki return tiket;
  5. Foto kopi Paspor (masa berlaku paling tidak 6 bulan saat ybs masuk Indonesia);
  6. Foto Kopi Exit re-entry;
  7. Foto Kopi Iqama;
  8. Foto berwarna 2 buah;
  9. Mengisi Formulir;
  10. Bila dipandang perlu, dapat pula dimintakan bank statement sebesar US$2000;

III. Legalisasi

  1. Pelayanan legalisasi dokumen yang dikeluarkan di Saudi Arabia dan akan digunakan di Indonesia diberikan setelah adanya pengesahan dari pihak berwenang di Arab Saudi c.q. Kemlu Arab Saudi, atas keabsahan dokumen tsb.
  2. Untuk dokumen-dokumen yang dikeluarkan di Indonesia dan memerlukan legalisasi untuk digunakan oleh WNI di Arab Saudi, KBRI membubuhkan pengesahan atas tanda tangan pejabat Depag, Depkeh dan Deplu RI dan dengan meneliti kebenaran dokumen tersebut. Permohonan pengesahan dokumen yang banyak diajukan umumnya adalah sim, akta nikah, akta kelahiran, ijazah dan surat kematian.
  3. Untuk legalisasi Perjanjian Kerja (PK) syarat-syarat yang diperlukan sbb:
    • Surat permohonan kepada KBRI untuk pengesahan pendaftaran PK
    • Pada kolom informasi tentang majikan, data-data pengguna jasa dan alamat kedua harus di ketik
    • Melampirkan copy visa dan kartu keluarga/ID pengguna jasa
    • Ditandatangani oleh pengguna jasa (pihak pertama)
    • Ditandatangani oleh agency/PPTKAS dan sicap oleh agency
    • Menyerahkan bukti setor bank.


IV. Pernikahan

  1. Untuk melangsungkan pernikahan antar WNI di luar negeri, harus memenuhi persyaratan dan kelengkapan surat-surat yang diperlukan sebagaimana tersebut pada lampiran.
  2. Khusus bagi WNI yang menikah dengan WNA diharuskan untuk melampirkan surat keterangan tidak keberatan menikah dengan orang asing yang dikeluarkan oleh pemerintah/perwakilannya.
  3. Sebelum pernikahan dilangsungkan terlebih dahulu dijelaskan dampak positif negative dari suatu pernikahan termasuk hak dan kewajiban dari hubungan suami istri, terlebih pada pernikahan dengan orang asing (syarat-syarat pernikahan terlampir).


V. Syarat-syarat Pelaksanaan Pernikahan di KBRI Riyadh

  1. Syarat-syarat untuk kedua calon mempelai:
    • Surat persetujuan kedua calon mempelai;
    • Akte Kelahiran;
    • Surat keterangan mengenai orang tua dari Kepala Desa/Lurah;
    • Surat ijin dari orang tua;
    • Surat keterangan status dari Kepala Desa/Lurah (jika calon mempelai berstatus janda atau duda menyampaikan surat kutipan buku pendaftaran talaq/cerai, atau surat keterangan kematian suami/isteri jika meninggal dari instansi yang berwenang);
    • Surat keterangan asal usuldari Kepala Desa/Lurah;
    • Surat Rekomendasi dari KUA setempat untuk melaksanakan pernikahan di KBRI Riyadh;
    • Surat kuasa wakil wali dari orang tua mempelai wanita kepada penghulu di KBRI Riyadh;
    • Copy paspor dan iqama lengkap kedua mempelai;
    • Pas foto 4 lembar usuran 3 x 4;
    • Surat persetujuan tertulis dari majikan/sponsor kedua calon mempelai.
  2. Bagi WNI yang akan menikah dengan WNA :
    • WNA dimaksud garua mendapat izin untuk menikah dari pemerintahnya atau perwakilannya di Riyadh, Arab Saudi;
    • Harus memenuhi ketentuan yang berlaku tentang pernikahan dengan WNI.
      Catatan: Bagi WNI yang menikah dengan WNA, anaknya dapat mempunyai dua kewarganegaraan sampai dengan berumur 18 tahun, dan jika terjadi perceraian tidak harta gono-gini. 
 



Gedung KBRI Riyadh

static1



static3


static4


static5


static6


static7

running1running2running3running4running5
running6running7running8running9running10
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan