Indonesia Siap Gelar Pentas Budaya di Maroko

10/9/2012

 

Indonesia-Maroko menyepakati untuk lebih mempererat hubungan bilateral melalui kerja sama kebudayaan. Langkah ini telah dikuatkan dengan pertemuan Dubes RI untuk Maroko Tosari Widjaja dengan Menteri Kebudayaan Maroko H.E. Mr. Mohamed Amine Sbihi pada tanggal 14 September 2012. Dalam pertemuan tersebut antara lain disepakati untuk lebih meningkatkan penyelenggaraan pertunjukan seni dan budaya di masing-masing negara  dengan saling kirim group kesenian secara bergantian.

 

Dalam rangka memenuhi komitmen tersebut, Dubes Tosari telah menyampaikan kesiapan Indonesia, dalam hal ini KBRI Rabat untuk menggelar pertunjukan kebudayaan Indonesia di beberapa kota di Maroko antara lain Rabat, Ifrane, Marrakesh, Taza yaitu  pada akhir bulan September hingga awal bulan Oktober 2012.

 

Rangkaian  pagelaran tersebut, akan dimulai dengan penampilan Group Kesenian Indonesia, yaitu Sanggar Indra Kusuma pada  acara Resepsi Diplomatik dalam rangka memperingati HUT RI ke-67 yang diadakan di Wisma Duta di kota Rabat. Acara resepsi ini direncanakan akan dihadiri oleh sekitar 600 undangan yang terdiri dari kalangan diplomatik, pemerintah Maroko, akademisi, pengusaha serta mitra kerja KBRI Rabat lainnya.

 

Kemudian pada tanggal 27 September 2012, pertunjukan kebudayaan Indonesia direncanakan akan diadakan pula di kota Ifrane Maroko, yaitu bertempat di Gedung Amphitheatre 17 Universitas Al Akhawayn. Untuk pagelaran ini,  KBRI Rabat telah bekerjasama  dengan Universitas Al Akhawayn, sebagai salah satu universitas terkemuka di Maroko yang memiliki atmosper internasional dengan mahasiswanya yang berasal dari sekitar 6o negara. Selama 90 menit, budaya dan kesenian Indonesia akan ditampilkan pada acara yang dikemas dalam Indonesian Cultural Night. Pagelaran ini dimaksudkan selain untuk meningkatkan kerja sama budaya juga  untuk meningkatkan kerja sama pendidikan.

 

Selain itu pada tanggal 1 Oktober 2012, KBRI Rabat bekerjasama dengan Universitas Mohamed V Rabat akan meresmikan pembukaan pengajaran bahasa Indonesia di universitas tersebut. Selain guna mempromosikan Bahasa Indonesia, pembukaan pengajaran Bahasa Indonesia tersebut diharapkan akan mendorong masyarakat Maroko untuk mengenal lebih jauh tentang Indonesia sehingga meningkatkan hubungan kedua negara di berbagai bidang. Acara peresmian sendiri akan diadakan di ruangan Amphitheatre Fakultas Science Universitas Mohamed V. Undangan peresmian  terbuka untuk umum dan diharapkan akan dihadiri oleh sekitar 1000 undangan yang terdiri dari mahasiswa, akademisi,pemerintah Maroko, korps diplomatik, dan masyarakat Maroko lainnya. Kesenian Indonesia akan ditampilkan pula pada acara peresmian ini.

 

Lebih lanjut rangkaian pagelaran kebudayaan Indonesia direncanakan akan diadakan pula di kota Marrakesh pada tanggal 6 Oktober 2012 yang bertempat di Royal Theater Marrakesh. Untuk ini, KBRI Rabat telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Marrakesh yang terdiri dari Kantor Gubernur, Kantor Walikota, Dinas Budaya dan Dinas Pariwisata. Pagelaran ini dimaksudkan selain untuk peningkatan kerja sama budaya juga dimaksudkan untuk peningkatan kerja sama pariwisata. Hal ini berkaitan dengan kota Marrakesh yang dikenal sebagai kota unggulan Maroko di bidang pariwisata. 

 

Rangkaian pagelaran direncanakan akan ditutup melalui penampilan Group Kesenian Indonesia di kota Taza pada tanggal 10 Oktober 2012. Pada kesempatan ini, Group Kesenian Indonesia akan tampil pada Festival Internasional Kota Taza yang diadakan oleh Kementerian Kebudayaan Maroko. Festival ini sendiri dimaksudkan selain untuk pengembangan kerjasama budaya juga untuk pengembangan kerja sama antar pemuda dan pelajar dari berbagai negara. 

 

                                                                                                         

Rabat, 22 September 2012