Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 di Quito, Ekuador

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ekuador bukan merupakan negara kantong WNI dan bukan pula negara tetangga Indonesia. Sama seperti Indonesia, Ekuador terletak di garis khatulistiwa, namun berada di belahan bumi yang berbeda. Jumlah WNI di Ekuador tidak lebih dari 35 orang, namun hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-68.

 

Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk memperingati Hari Istimewa dimaksud, antara lain perlombaan tenis meja, perlombaan bowling, permainan gaple, makan bersama, serta bakti sosial mengunjungi WNI di penjara. Upacara Bendera tanggal 17 Agustus 2013 menjadi Puncak Peringatan HUT RI ke-68. Upacara tersebut diselenggarakan di halaman Wisma Duta RI dan dipimpin langsung oleh Duta Besar RI, Bapak Saut Maruli Tua Gultom. Acara tersebut berlangsung dengan sederhana dan hikmat, dihadiri oleh staf KBRI, masyarakat Indonesia di Ekuador serta Konsul Kehormatan RI di Guayaquil.

 

Dalam sambutannya, Dubes RI mengajak seluruh WNI di Ekuador untuk menjadikan peringatan HUT RIke-68 sebagai inspirasi dalam memberikan sumbangsih kinerja guna menjadikan Indonesia yang unggul dan maju di tengah-tengah bangsa di dunia.

 

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Duta Besar RI menyerahkan Surat Presiden RI dan Copy Surat Keputusan Presiden RI kepada Mr. Marcelo Enrique Lopez Mestanza, yang menyampaikan secara resmi mengenai perpanjangan masa tugasnya sebagai Konsul Kehormatan RI di Guayaquil. (Sumber : KBRI Quito)