Resepsi Diplomatik Dalam Rangka Perayaan Dirgahayu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kedutaan Besar Indonesia di Pyongyang, Korea Utara mengadakan resepsi untuk memperingati HUT ke-66 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Aula Potonggang pada 17 Agustus 2011, Pyongyang. Resepsi ini dihadiri oleh HE Mr Pak Ui Chun, Menteri Luar Negeri Korea Utara sebagai tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia di Pyongyang kepada DPR Korea, HE Nasri Gustaman menyatakan bahwa dengan kolonialisme lama berlalu, Indonesia telah berkembang dengan demokrasi yang kuat dan tangguh ekonomi. Pada hubungan bilateral, Dubes mencatat bahwa persahabatan kedua negara dimulai sejak tahun 1960 dengan sentimen anti-imperialis berlanjut hingga hari ini, dengan masih banyak yang dapat dilakukan untuk meningkatkan seluruh hubungan.

Duta Besar Nasri Gustaman juga mencatat bahwa Agustus ini menandai ulang tahun ke-44 ASEAN dengan Indonesia mengambil kepemimpinan untuk tahun 2011. Melalui mitra dialog berbagai proses dan Forum Regional ASEAN, ASEAN telah memberikan kontribusi yang luar biasa di luar wilayah Asia Tenggara. Terkait dengan Semenanjung Korea, ia juga mengatakan bahwa salah satu hasil dari pertemuan ARF di Bali Juli lalu adalah dialog antar-Korea melalui sisi pertemuan pada 22 Juli 2011 antara DPRK dan kepala ROK terhadap delegasi untuk Six Party Talks.

Dalam sambutannya, Menteri Luar Negeri DPRK HE Pak Ui Chun, mengucapkan selamat dan disambut Pemerintah dan rakyat Indonesia pada Hari Kemerdekaan. Hal itu dinyatakan dalam sambutannya bahwa DPR Korea orang senang dengan fakta bahwa Pemerintah Indonesia dan orang-orang di bawah kepemimpinan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono membuat sukses besar dalam upaya mereka untuk mengkonsolidasikan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah, mencapai kebangkitan ekonomi dan promosi kesejahteraan dan meningkatkan prestise eksternal negara.

Hal itu dinyatakan dalam sambutannya bahwa setelah kemerdekaan, Pemerintah Indonesia dan orang-orang yang ditampilkan kebijaksanaan kreatif mereka dan bekerja keras untuk mencapai perkembangan besar di berbagai bidang dan memainkan peran positif dalam forum regional dan internasional sebagai negara veteran Gerakan Non-Blok dan ASEAN.

Menteri Luar Negeri Pak Ui Chun juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia, karena mereka terus memperluas dukungan positif dan solidaritas untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan itu adalah sikap konsisten DPRK Pemerintah untuk terus mengkonsolidasikan dan mengembangkan hubungan tradisional persahabatan dan kerjasama dengan Indonesia.
Pyongyang, 17 Agustus 2011