Indonesian Food Festival Menjadi Icon Dalam Acara Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Ke-68 Proklamasi Kemerdekaan RI

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Acara ini cukup unik, meramu kegiatan resepsi diplomatik di tengah sajian aneka kuliner khas Indonesia. Disamping untuk memperingati HUT ke-68 Proklamasi Kemerdekaan RI, kegiatan ini merupakan upaya untuk lebih memperkenalkan dan mempromosikan Indonesia di negara akreditasi melalui cita rasa kuliner.

Denting piring dan sendok garpu serta antrian di sekitar 10 stall makanan khas Indonesia menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para undangan untuk mencoba secara langsung cita rasa kuliner khas Indonesia seperti gado-gado, nasi goreng, sate ayam, ikan asam padeh, empal daging, daging balado, rendang, soto ayam, dan dessert berupa pastel dan risoles. Disamping untuk memberikan kesan kekhasan tradisonal Indonesia, untuk memperkuat penampilan dan penyajian, aneka makanan tersebut disusun secara apik di gubuk-gubuk yang didesain dan dipersiapkan khusus untuk acara ini. Berbagai hidangan khas Indonesia tersebut disiapkan oleh Dharma Wanita Persatuan dan ibu-ibu dari keluarga besar KBRI Pyongyang.

Penyelenggaraan resepsi diplomatik pada tanggal 19 Agustus 2013 di Ballroom Hotel Pothonggang, Pyongyang merupakan acara terakhir dari rangkaian peringatan HUT Ke-68 Proklamasi Kemerdekaan RI di Korea Utara. Dalan kesempatan tersebut, Pemerintah Korea Utara mengutus Menteri Perdagangan Luar Negeri RDR Korea, Ri Ryong Nam sebagai guest of honor didampingi oleh kalangan pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan Darat dan Laut, Partai Pekerja Korea, Asosiasi Persahabatan Indonesia-Korea, Komite Bunga Kimilsungia, Universitas Kim Il Sung, Kotapraja Pyongyang dan sebagainya.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI, Nasri Gustaman antara lain menyampaikan tentang perkembangan dan capaian Indonesia di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya, hubungan bilateral RI-Korea Utara dan kiprah ASEAN Committee in Pyongyang (ACP). Duta Besar menekankan perlunya bagi kedua negara untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan bidang-bidang lainnya dengan mengeksplorasi berbagai cara dan upaya agar hubungan bilateral tersebut bisa ditingkatkan sehingga menguntungkan rakyat kedua negara. 

Sedangkan dalam sambutan balasannya, Menteri Ri menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah dan rakyat Korea Utara kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas peringatan Ulang Tahun ke-68 Kemerdekaan Indonesia seraya memuji kemampuan Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan dan persatuan, stabilitas politik, meningkatkan pembangunan eknonomi dan kesejahteraan rakyatnya. Hubungan bilateral kedua negara dikatakannya terus berkembang baik dan optimis bahwa pemerintah kedua negara akan terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan hubungan dan kerjasama diberbagai bidang berdasarkan prinsip-prinsip kebebasan, perdamaian dan persahabatan.

Pyongyang,  20 Agustus 201