​Masyarakat Islam Indonesia di Pyongyang Rayakan Idul Adha

Pada 10 Zulhijah 1436 Hijriah (24/09/15) pukul 9 pagi, masyarakat Islam Indonesia bersama masyarakat Islam negara lain melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Ar-Rahman, kompleks Kedutaan Besar Iran di Pyongyang, Korea Utara. Mereka adalah para duta besar dan staf serta keluarga dari Kedutaan Besar Republik Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, Palestina dan Suriah serta para staf Kantor Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Pyongyang.

Bertindak selaku imam dan khatib adalah Ustad Amru Reda, warga negara Mesir yang bekerja di perusahaan patungan komunikasi di Korea Utara. Khatib dalam khotbahnya antara lain menyampaikan, Hari Raya Islam merupakan kesempatan yang berharga untuk memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena janji-Nya benar untuk mengampuni dosa dan kesalahan hamba-hamba-Nya. Oleh karena itu, Idul Adha adalah waktu untuk memohon ampunan kepada Allah SWT yang telah dijanjikan kepada hamba-hamba-Nya yang menjalankan ibadah Haji atau mereka yang banyak beribadah pada hari-hari di bulan Zulhijah sekarang ini, seperti berpuasa pada Hari Arafah.

Khatib mengingatkan bahwa meskipun Idul Adha adalah momen untuk bersenang-senang dan bergembira tetapi juga untuk menunjukkan kepatuhan kepada Allah SWT, berzikir dan bertakbir. Khatib juga mengingatkan, Allah SWT memerintahkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan memakan sebagian daging hewan kurban serta membagikan sebagian lainnya kepada sanak keluarga, teman dan fakir miskin.

Usai mendengarkan khotbah Idul Adha, jemaah Salat Id yang berjumlah sekitar 70 orang bersilaturahmi di halaman masjid sambil menikmati makanan ringan dan minuman, yang disediakan oleh Kedutaan Besar Iran dan kedutaan besar negara lain, termasuk KBRI Pyongyang.

Siang harinya Duta Besar RI Bambang Hiendrasto dan istri mengadakan acara makan siang bersama dengan seluruh keluarga besar KBRI Pyongyang dan tamu undangan Ustad Amru Reda bertempat di Wisma Duta.

 

Berbagi kebahagiaan dengan warga lanjut usia

Sebagaimana umat Islam di Indonesia dan berbagai negara lain, pada Idul Adha 1436 H ini Duta Besar RI dan para staf KBRI Pyongyang melaksanakan ibadah kurban dengan melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 8 ekor kambing.  Penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh seorang pejabat Kedutaan Besar Palestina, dibantu para staf KBRI, di Taedonggang Diplomatic Club pada 24 September sore.

Keesokan harinya, para pejabat dan staf KBRI Pyongyang, didampingi dua staf Direktorat Protokol Kementerian Luar Negeri Korea Utara, menyerahkan sebagian daging kurban tersebut ke panti jompo, Pyongyang Elderly Home (PEH). Kedatangan rombongan KBRI di PEH disambut oleh Kepala PEH dan wakilnya serta Direktur Hubungan Luar Negeri, Komite Pusat Korean Federation for Care of the Aged.

Dalam kesempatan itu, mewakili Duta Besar RI, Sekretaris II Pensosbud Bambang Purwanto menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang baik oleh pimpinan PEH. Disampaikan pula, pada 24 September 2015, masyarakat Islam Indonesia di Pyongyang merayakan Idul Adha dan memotong delapan ekor kambing kurban sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Melalui penyerahan daging hewan kurban ke PEH ini, keluarga besar KBRI Pyongyang ingin berbagi kebahagiaan dengan para warga senior di PEH.

Gedung PEH yang terletak sekitar 2 kilometer dari KBRI Pyongyang diresmikan pada awal Agustus 2015. Saat ini  terdapat sekitar 80 warga usia lanjut dirawat di panti ini.

Pyongyang, 26 September 2015