Poco-poco Dance Enlivened Friendship Gathering in Pyongyang

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tari Poco-poco yang dibawakan oleh lima orang staf KBRI Pyongyang telah menyemarakkan acara “Friendship Gathering” di Taedonggang Diplomatic Club, Pyongyang (09/04/15). Mereka juga mengajak hadirin untuk ikut menari bersama dalam suasana penuh ceria dan persabahatan. Selain itu, KBRI Pyongyang juga mempersembahkan Tari Payung (Jawa Tengah) yang dibawakan oleh tiga anak putri KBRI Pyongyang. 

 

Acara persahabatan tersebut diselenggarakan oleh Committee for Cultural Relations with Foreign Countries (CCRFC) bekerja sama dengan KBRI Pyongyang dan Asosiasi Persahabatan Korea–Indonesia dalam rangka Peringatan 50 Tahun Kunjungan Presiden Kim Il Sung dan Kim Jong Il ke Indonesia.

 

Yang tidak kalah menarik dalam acara ini adalah penampilan 24 siswa-siswi Ryulgok Senior Secondary School yang membawakan beberapa lagu Korea dan Indonesia. Paduan suara sekolah menengah pertama yang merupakan Sekolah Persahabatan Korea-Indonesia tersebut, telah memukau hadirin. Mereka adalah siswa-siswi terbaik di bidang kesenian di Korea Utara. Lagu-lagu Indonesia yang mereka nyanyikan yaitu Anak Kambing Saya, Sarinande dan Rayuan Pulau Kelapa. Lagu yang terakhir ini telah membuat keluarga besar KBRI bangga sekaligus terharu karena mendengarkannya di Pyongyang dan dinyanyikan dengan apik dan kompak oleh enam siswi Korea Utara, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Korea.

 

Acara berikutnya yang juga cukup menarik adalah permainan tradisional Korea “Yunnori”, semacam permainan tradisional Indonesia “dam-daman”, yang dimainkan oleh para hadirin dalam 3 kelompok.

 

Dalam pertemuan persahabatan Korea Utara-Indonesia tersebut hadir Duta Besar RI dan Ibu Maya Hiendrasto serta keluarga besar KBRI Pyongyang; Mr. So Ho Won, Wakil Ketua CCRFC merangkap Ketua Asosiasi Persahabatan Korea–Indonesia; para Duta Besar/Kepala Perwakilan ASEAN beserta istri dan staf; para pejabat Kementerian Luar Negeri, CCRFC, Komite Pendidikan dan Kota Praja Pyongyang; serta para guru dan siswa-siswi Sekolah Persahabatan Korea-Indonesia Ryulgok.

 

Acara diakhiri dengan ramah-tamah sambil menikmati kue-kue khas Indonesia dan ditutup dengan foto bersama.

 

Pyongyang, 11 April 2015