Rusia

Sinopsis Hubungan Kemitraan ASEAN – RUSIA
Kerjasama ASEAN-Rusia telah dimulai sejak tahun 1991. Rusia secara resmi menjadi Miitra Wicara ASEAN pada AMM/PMC ke -29 di Jakarta bulan juli 1996.
Dasar pertimbangan untuk membentuk kemitraan tersebut adalah status Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB , yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ASEAN. Disamping itu besarnya pasar ekonomi Rusia serta sumber daya alam yang dimilikinya juga merupakan peluang bagi ASEAN untuk lebih meningkatkan hubungan dengan Rusia dibidang-bidang pembangunan, Ilmu pengetahuan dan Teknologi, Perdagangan, Sumber Daya Manusia, Investasi dan Ekonomi, Lingkungan hidup, Pariwisata, Kebudayaan serta peningkatan people-to-people contact.
Kerjasama ASEAN-Rusia secara komprehensif baru terbentuk tahun 2005 sejak ditandatanganinya dokumen-dokumen sebagai berikut :
a) Joint Declaration of the Heads of State/Government of ASEAN and Russian Federation on Progressive and Comprehensive Partnership; b) Comprehensive Programme of Action to Promote Cooperation between ASEAN and Russian Federation 2005-2015; c) Agreement between the Goverments of the Member Countries of The Association of South East Asian Nations and the Goeverment of The Russian Federation on Economic and Development Cooperation.
Sebagai acuan kegiatan konkrit dari Comprehensive Programme of Action 2005-2015 maka pada kesempatan Post Ministerial Conference Session (PMC) with Russia tanggal 23 Juli 2008 di Singapura telah diadopsi Roadmap on The Implementation of Comprehensive Programme of Action to Promote Cooperation between ASEAN and Russia 2005-2015.