Universitas Brawijaya berminat Memanfaatkan kerjasama ASEAN-KOREA SELATAN

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan kerjasama ASEAN, Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang berminat memanfaatkan kerjasama ASEAN-Korea Selatan, khususnya dalam bidang pendidikan. Hal ini merupakan rangkuman hasil pelaksanaan diskusi Kemitraan ASEAN-Korea yang diselenggarakan Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk ASEAN (PTRI ASEAN) dan Universitas Brawijaya di Malang tanggal 1 April 2013. Kegiatan yang menghadirkan 2 pembicara utama, Wakil Tetap Indonesia untuk ASEAN, Duta Besar Ngurah Swajaya, dan Duta Besar Korea untuk ASEAN, H.E. Baek Seong Taek.
 
Dalam kegiatan tersebut, Pembantu Rektor I Unibraw, Prof. Dr. Bambang Suharto dengan didampingi Dekan FISIP Unibraw, Prof. Dr. Darsono Wisadirana telah membuka kegiatan yang dihadiri sejumlah 30 orang akademisi, aktivis LSM, media massa dan pelaku bisnis dari Malang dan sekitarnya. 
 
Secara khusus, Dubes Baek memberikan tinjauan hubungan kerjasama ASEAN dengan Korea Selatan, termasuk berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan Indonesia di bidang politik-keamanan, ekonomi dan sosial-budaya. Sampai saat ini, peluang kerjasama ASEAN-Korea masih terbuka luas mengingat Korea merupakan mitra dagang ke-3 dan negara investor ke-6 di antara negara mitra ASEAN lainnya. Adapun Komisioner Rafendi Djamin menekankan pembahasan pada kerjasama bidang Hak Asasi Manusia dengan negara mitra eksternal ASEAN, khususnya Korea Selatan. Adapun Dubes Ngurah Swajaya menguraikan perkembangan ASEAN, tantangan dan peluangnya serta kerjasama ASEAN-Korea. 
 
Penyelenggaraan kegiatan tersebut di kota Malang diharapkan dapat memberikan kontribusi tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman mengenai ASEAN dan pembentukan Komunitas ASEAN 2015, namun juga meningkatkan pemanfaatan kerjasama konkrit. Kegiatan ini sekaligus juga untuk mempersiapkan peringatan 10 tahun Kemitraan Strategis ASEAN-Korea sejak ditandatangani di Vientiane tahun 2004. Dalam pembahasan pertemuan, kerjasama bidang pendidikan merupakan salah satu bidang konkrit yang diidentifikasi dan secara khusus, Universitas Brawijaya akan menjajagi kerjasama ini dengan memanfaatkan ASEAN-Korea Cooperation Fund.
 
PTRI ASEAN merupakan perwakilan diplomatik Indonesia kepada ASEAN yang dibentuk sesuai amanat Piagam ASEAN. PTRI ASEAN mengemban tugas sebagai wakil Indonesia dalam mekanisme Committee of Permanent Representatives (CPR) ASEAN dan mekanisme koordinasi untuk ketiga pilar ASEAN. PTRI ASEAN didirikan pada 2009 dan sekarang ini dipimpin oleh Dubes Ngurah Swajaya selaku Wakil Tetap RI untuk ASEAN. Indonesia merupakan koordinator untuk ASEAN-Korea periode tahun 2013-2015. (NS/MS)
?

?