Kemitraan Strategis ASEAN-China Diharapkan Memberi Manfaat Timbal Balik dan Berkontribusi Untuk Mendukung Stabilitas Kawasan dan Kesejahteraan Rakyat

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?"ASEAN-China telah menyepakati target perdagangan bilateral sebesar US$ 500 milyar pada tahun 2015. Hal ini merupakan salah satu hasil Pertemuan Tingkat Tinggi ASEAN-China di Bali, Nopember 2011 di bawah kepemimpinan Indonesia. Saat ini, China adalah mitra dagang dan pengirim wisatawan terbesar ke ASEAN. Diharapkan juga penanaman modal asing China ke ASEAN juga dapat meningkat di tahun-tahun mendatang." Demikian disampaikan Wakil Tetap RI untuk ASEAN, Duta Besar Ngurah Swajaya pada pertemuan ke-14 ASEAN-China Joint Cooperation Committee (ACJCC) pada 15 Maret 2013 di Sekretariat ASEAN, Jakarta.

 
Dubes Ngurah Swajaya juga menyambut baik rencana ASEAN China Center untuk melaksanakan promosi pariwisata negara anggota ASEAN melalui program pemutaran film potensi wisata di Stasiun Televisi China pada bulan Oktober 2013 dan April 2014. Hal ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman masyarakat China mengenai potensi wisata ASEAN serta kunjungan wisatawan China ke ASEAN, khususnya Indonesia. ASEAN China Center sendiri merupakan pusat promosi perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan dan kebudayaan di Beijing yang dibentuk oleh KTT ke-14 ASEAN-China di Bali, November 2011.
 
Fokus pembahasan lain ACJCC adalah dukungan China untuk implementasi Cetak Biru Konektivitas ASEAN. Dubes China untuk ASEAN, Mrs. Yang Xiuping yang memimpin delegasi China, menegaskan komitmen China untuk meningkatkan konektivitas di kawasan, khususnya konektivitas maritim melalui pengembangan berbagai moda transportasi laut, pengembangan pelabuhan dan lain-lain. Dalam kaitan ini, pemerintah China juga akan menyiapkan mekanisme pendanaan untuk mendukung implementasi Konektivitas ASEAN. Hal ini merupakan salah satu bahasan dalam pertemuan koordinasi pertama Komite Konektivitas ASEAN dan China di Jakarta pada tahun 2012.
 
Kerjasama yang telah dilakukan antara ASEAN dan China selama lebih dari dua dasawarsa mencakup berbagai bidang di bawah pilar politik-keamanan, ekonomi dan sosial-budaya. Untuk meningkatkan interaksi di berbagai pilar tersebut, pemerintah China juga menyediakan dana sebesar US$ 5 juta dalam bentuk ASEAN-China Cooperation Fund (ACCF) yang ditempatkan di Sekretariat ASEAN.
 
Pertemuan ACJCC merupakan pertemuan tahunan antara Komite Wakil Tetap ASEAN dan Duta Besar China untuk ASEAN di Jakarta. Mekanisme pertemuan ini dipergunakan sebagai forum konsultasi intensif antara ASEAN-China untuk membahas berbagai isu dan mendorong berbagai bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Pemerintah China telah membuka Diplomatic Mission to ASEAN yang berkedudukan di Jakarta dan dipimpin oleh Dubes Senior, Mrs. Yang Xiuping selaku Dubes China untuk ASEAN. Perayaan 10 Tahun Kemitraan Strategis ASEAN-China sebagian akan diselenggarakan di Jakarta melalui berbagai kegiatan kebudayaan, seminar dan kegiatan lainnya selama tahun 2013. (NS/RYW)