Pertemuan IOR-ARC Maritime Transport Council di Durban, Afrika Selatan tanggal 27 – 28 Mei 2010

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pertemuan Indian Ocean Rim Association for Regional Cooperation (IOR-ARC) Meeting for the Establishment of the Maritime Transport Council telah dilaksanakan pada tanggal 27 – 28 Mei 2010 di Durban, Afrika Selatan. Pertemuan dibuka oleh H.E. Morteza Samardi, Executive Director IOR-ARC Secretariat dan diketuai oleh Duta Besar Dr. Al Jhaffari dari Yaman. Pertemuan tersebut dihadiri wakil-wakil asal Afrika Selatan, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Mauritius, Oman, Tanzania, Uni Emirat Arab dan Yaman. Delegasi RI diketuai oleh Staf Teknis Perhubungan KJRI Jeddah dengan anggota dari Direktorat Perjanjian Ekososbud Kemlu dan KBRI Pretoria. Rencana pembentukan IOR-ARC Maritime Transport Council dilatarbelakangi oleh keingininan yang kuat diantara para negara anggota untuk memperkuat hubungan perdagangan dan kerjasama di bidang kelautan dan pengembangan transportasi laut, termasuk penggunaan pelabuhan dan armada laut komersial untuk pengembangan dan pemajuan bersama anggota IOR-ARC. Untuk itu, Task Force yang terdiri dari Oman, Iran, Sri Lanka dan Afrika Selatan dibentuk dengan tugas khusus untuk merancang pembentukan Maritime Transport Council (MTC) dan melakukan pertemuan di Muscat, Oman pada tanggal 19 – 20 Oktober 2008. Draft proposal pembentukan MTC yang dirancang oleh Task Force kemudian disirkulasikan oleh Sekretariat IOR-ARC kepada para negara anggota lainnya untuk mendapatkan masukan lebih lanjut. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama Indonesia dalam pertemuan tersebut adalah untuk memasukkan isu maritime safety and security dalam pembentukan MTC, mengingat maraknya aksi perompakan yang terjadi akhir-akhir ini di lautan Hindia serta isu pelestarian lingkungan. Untuk itu, kedua isu tersebut dimasukkan dalam “objectives” MTC dan akan dibentuk komite khusus untuk menangani kedua isu dimaksud. Pertemuan tersebut berhasil memfinalisasi draft proposal pembentukan IOR-ARC Maritime Transport Council yang akan diajukan dalam pertemuan Council of Ministers mendatang. Indian Ocean Rim Association for Regional Cooperation (IOR-ARC) merupakan organisasi yang keanggotaannya terdiri dari negara-negara yang berbatasan dengan laut India yang dideklarasikan di Mauritius pada 6-7 Maret 1997. Indonesia menjadi anggota IOR-ARC bersama dengan 17 negara lainnya, yaitu Australia, Bangladesh, India, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambique, Oman, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab dan Yaman. IOR-ARC terdiri dari negara-negara yang terletak di kawasan yang strategis bagi rute perdagangan dan jalur ekonomi yang menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik. Melalui IOR-ARC ini diharapkan berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan kerjasama perdagangan dan kerjasama lainnya antara Indonesia dengan negara-negara Samudera Hindia, khususnya negara anggota IOR-ARC, dapat diatasi.