Kebijakan Ekonomi Pemerintah Afrika Selatan yang Baru

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menteri Keuangan Baru Afsel, Pravin Gordhan, menyatakan bahwa kebijakan ekonomi Afsel tidak mengalami perubahan di bawah pimpinan Presiden Baru, Jacob Zuma. Pemerintah akan menjaga kestabilan ekonomi melalui pelaksanaan kebijakan yang berhati-hati dengan sasaran pertumbuhan ekonomi. Upaya-upaya yang akan dilakukan antara mengendalikan tingkat inflasi serta pengawasan ketat hutang luar negeri. Melalui kestabilan ekonomi, pemerintah juga akan tetap menjaga iklim investasi yang kondusif.
 
Pemerintah tengah mengupayakan memperoleh pinjaman luar negeri dalam bentuk international bond sebesar 1 miliar USD untuk membiayai defisit neraca perdagangan yang diperkirakan mencapai sebesar 3.8 persen GDP tahun 2009. Pemerintah merencanakan adanya pengeluaran sebesar 787 miliar Rand (94.81 miliar USD) untuk membiayai pembangunan infrastruktur selama tiga tahun mendatang.
 
Pemerintah baru juga dihadapkan dengan krisis ekonomi global dengan kemungkinan perekonomian Afsel turut terkena dampaknya dan mengalami resesi ekonomi mulai tahun ini. Gordhan menyatakan bahwa pihak industri dan bisnis harus melakukan pengorbanan dan tindakan penyesuaian drastis apabila ingin tetap bertahan dari krisis global tersebut. Pemerintah sudah bertetapan untuk tidak membantu industri yang mengalami kerugian akibat krisis global, termasuk industri kendaraan bermotor di dalam negeri.