Lima Telur Komodo Telah Menetas di Praha, Republik Ceko

8/24/2011

 

Kebon Binatang Praha (Zoo Praha) sedang dilimpahi kebahagiaan menyambut Aranka yang pada awal 2011, menghadiahkan 2 anak Komodo dan 5 anak Komodo lainnya di bulan Agustus 2011. Pemerintah Republik Indonesia mengirim Aranka dan pasangannya Leonardo kepada Presiden Ceko di Praha tahun 2004 sebagai cerminan hubungan bilateral RI-Ceko yang terus meningkat.

 

Zoo Praha pertama kali dibuka di Ceko tahun 1931 dan merupakan salah satu Kebun binatang di dunia yang berhasil mengembangbiakkan Komodo di luar habitat aslinya, di Pulau Komodo, Nusa Tenggara.

 

Komodo Indonesia yang disebut sebagai The world’s largest Dragon telah berhasil dikembangbiakan pertama kali di Eropa Tengah oleh Tim Zoo Praha pada tahun 2007. Tim pengembang-biakkan reptil Zoo Praha dikepalai Kurator, Mr. Petr Velensky, yang dengan ketekunan dan dedikasi penuh telah berhasil mendorong Aranka untuk memberikan banyak keturunan: tiga anak Komodo (tahun 2007), tujuh anak Komodo (2009) dan meraih puncak keberhasilan pada tahun 2010 ketika Aranka menurunkan duapuluh anak Komodo. Sejauh ini jumlah keseluruhan Komodo yang berhasil berkembangbiak di Zoo Praha adalah sebanyak 32 Komodo.

 

Teknik yang digunakan oleh tim untuk mengembangbiakan Komodo berpangkal dari pengalaman dalam mengembangbiakan binatang jenis reptil lain, melalui proses penelitian dan pembelajaran yang memakan waktu cukup lama serta menyesuaikan kondisi tempat tinggal semaksimal mungkin mendekati habitat asli Komodo. Valensky yang telah bekerja selama 30 tahun di Zoo Praha menyampaikan keinginan yang sangat besar untuk suatu saat dapat mengunjungi dan melihat langsung habitat asli Komodo di Indonesia.

 

Disebutkan bahwa Kebun binatang Praha bahkan telah mengalahkan keberhasilan kebun binatang di London dan Washington. Di Washington, betina serupa Aranka hanya berhasil bertelur sebanyak 3 kali dan juga tidak menetaskan banyak anak Komodo seperti Aranka. Setiap tahun Zoo Praha didatangi oleh 1,4 juta pengunjung, dan Pavillion Indonesia yang menjadi habitat Komodo Indonesia merupakan salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi masyarakat Ceko.

 

Praha, 24 Agustus 2011

 

Arif Sulaksono

Sekretaris Ketiga Penerangan, Sosial dan Budaya

KBRI Praha