Gempita Kampung Merdeka di KBRI Praha 17 Agustus 2010

8/17/2010

 

 

                                           

 

Untuk pertama kalinya Wayang Golek Ajen dipentaskan di KBRI Praha pada acara ‘Gempita Kampung Merdeka’ untuk memperingati HUT RI ke-65, Selasa, 17 Agustus 2010. Penampilan Wawan Gunawan dan rombongan kesenian dari Jawa Barat ini mampu memikat lebih dari seribu penonton yang memadati halaman KBRI Praha.

 

Meskipun mendung terus menggayut, namun para penonton tetap bertahan melihat acara Gempita Kampung Merdeka sampai selesai di halaman KBRI Praha, Ceko yang disulap dengan berbagai hiasan tradisional seperti layaknya hajatan di Indonesia.

 

Rangkaian acara diawali dengan sambutan KUAI KBRI Praha, Azis Nurwahyudi, yang menjelaskan tujuan kegiatan Gempita Kampung Merdeka sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia dan rangkaian peringatan HUT RI ke-65 yang sekaligus juga penyampaian Piagam Penghargaan Bintang Jasa Pratama dari Presiden RI kepada Prof. Zorica Dubovska, yang telah mempromosikan budaya dan bahasa Indonesia di Ceko lebih dari setengah abad.

 

Raka Pamungkas dan Sona Cermakova memandu acara dalam Bahasa Indonesia dan Ceko tampil kompak mengatur jalannya acara. Tari Merak, Topeng Klono, Jali-Jali dan pertunjukan gamelan dengan lagu-lagu daerah bumi Parahyangan mampu memikat penonton hingga bertahan sampai akhir.

 

Tidak saja kesenian dari Jawa Barat yang malam itu ditampilkan di acara Gempita Kampung Merdeka. Tari Wiranata dari Bali ditampilan oleh Michal Mach, sementara gamelan Bali pimpinan John Adams juga tampil dengan lagu Bapang Slisir. Keduanya adalah mantan penerima Beasiswa Darmasiswa dari ISI Denpasar.

 

Selain menampilkan tari-tarian, juga dipamerkan foto foto kehidupan masyarakat Jawa Barat karya Rai Bachtiar Drajat yang mengusung tema ‘Air, Bumi dan Aku’, serta pemutaran dokumenter film pendek berjudul ‘Upacara Ngalangsak’ untuk menghormati Dewi Sri sebagai dewi kesuburan.

 

Dr. Tetet Cahyati, designer Batik dari Bandung, memamerkan puluhan karyanya. Selain dipamerkan, juga ditampilkan dalam acara peragaan busana bersama designer kebaya Ira Marina oleh sejumlah model dari Ceko.

 

Penampilan Wayang Golek Ajen merupakan puncak acara malam itu. Penampilan dalang Wawan Gunawan dari Kota Bekasi, Jawa Barat betul betul menyedot perhatian pengunjung sampai anak-anak yang turut tertawa melihat penampilan lucu Cepot dan Dawala. Wawan Gunawan yang mengambil cerita kisah Rama dan Shinta, mampu membuat masyarakat Ceko tidak beranjak sampai acara ditutup.

 

Selama acara berlangsung, tampak ratusan pengunjung antri membeli Bakso, kolak, asinan, dadar gulung, pastel, tanaman bumbu dapur Indonesia dan aneka suvenir tradisional yang dijual masyarakat Indonesia di Praha.

 

Meitria Malkova, koordinator acara, mengatakan bahwa Gempita Kampung Merdeka tersebut banyak mendapat respon positif dari berbagai kalangan di Ceko. Beberapa peminat Batik langsung memborong kain-kain yang diperagakan. Dirinya juga dihujani berbagai pertanyaan tentang Jawa Barat oleh para pengunjung.

 

Sementara itu Ibu Deri Kiemas pengusaha dari Bandung yang membantu terlaksananya kegiatan ini mengatakan kebahagiaannya dapat mempromosikan Jawa Barat di hadapan lebih dari seribu pengunjung yang sebagian besar masyarakat Ceko, terutama untuk acara penting seperti peringatan HUT RI.