PERTUNJUKAN TIM TARI INDONESIA DALAM RANGKA PERINGATAN 40 TAHUN KEMERDEKAAN PNG, PORT MORESBY 27-29 AGUSTUS 2015

Memenuhi undangan Pemerintah National Capital District, Port Moresby untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan PNG yang ke-40 yang jatuh pada tanggal 16 September 2015, KBRI telah mendatangkan dua Tim Tari dari Malang, Propinsi Jawa Timur dan Sarong, Propinsi Papua Barat. Kedua Tim Tari telah tampil di 4 tempat, yaitu di Universitas PNG, Resepsi Diplomatik di Wisma Duta, St Joseph International Catholic School, dan di lapangan terbuka Jack Pidik Park.

Penampilan pertama pada hari Kamis, 27 Agustus 2015, kedua Tim Tari telah mempertunjukkan beberapa tarian tradisional di UPNG. Pertunjukan diawali sambutan Rektor UPNG, Gubernur NCD dan Duta Besar RI dan disaksikan sekitar 600 orang yang mayoritas merupakan staf dan mahasiswa UPNG.

Gubernur NCD, Hon. Powes Parkop dalam sambutannya menyampaikan pihaknya merasa sangat senang dan menyambut baik partisipasi Indonesia dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan PNG yang ke-40. Gubernur Parkop juga menyampaikan bahwa sama halnya dengan PNG, Indonesia memiliki keragaman budaya yang terbentang dari Sumatera di bagian Barat hingga Papua di bagian Timur.

Dubes RI dalam sambutannya menyampaikan Indonesia turut bergembira atas perayaan HUT ke-40 PNG. Indonesia memandang PNG sebagai negara tetangga dan "a very close friend' yang tidak hanya berbatasan langsung namun memiliki "common concerns and interests". Kegiatan seperti 1ni tidak saja dapat meningkatkan people-to-people contact masyarakat kedua negara yang pada gilirannya mendukung upaya peningkatan hubungan bilateral kedua negara.

Kedua Tim Tari menampilkan tarian antara lain Tari Gading Alit (Banyuwangi), Tarl Cenderawasih (Bali), Jejer Gandrung (Banyuwangi), Tari Pagur Sagu (Sorong), Tari Batik (Sarong) dan Tari Kontemporer Kreasi (Sarong). Pada kesempatan tersebut, Tim Tari asal Malang juga menampilkan parade baju tradisional yang sangat menarik perhatian penonton (foto-foto terlampir).

Selama pertunjukan di 4 tempat tersebut terlihat antusiasme penonton yang besar dan apresiasi kepada Tim Tan Indonesia serta mendapat liputan dari media setempat. Hal mi membuktikan bahwa pertunjukan tari ini mampu memberikan pengenalan dan pemahaman yang lebih jauh mengenai budaya Indonesia kepada publik PNG tanpa perlu mengundang rasa curiga dari para penonton yang faktanya kurang mengenal Indonesia.

Dukungan yang sangat positif Gubernur NCD Powes Parkop terhadap pementasan mi perlu digarisbawahi mengingat selama mi beliau termasuk dalam kelompok yang sangat kritis terhadap Indonesia khususnya terkait isu Papua.

Demikian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Tim KBRI Port Moresby