Presiden National Assembly Kamboja Akui Kontribusi Indonesia Dalam Kemajuan Kamboja

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Di tengah padatnya kesibukan dalam memimpin sesi tertutup parlemen Kamboja menjelang masa reses, Presiden National Assembly Kamboja, Samdech Akka Moha Ponhea Chakrei Heng Samrin menyempatkan diri untuk menerima kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Soehardjono Sastromihardjo, pada tanggal 1 Juli 2010 di gedung National Assembly di Phnom Penh, Kamboja.

 

Dengan hangat Samdech Heng Samrin menyampaikan apresiasinya atas hubungan kerjasama kedua negara yang disinyalir telah terjalin sejak abad ke-9. Presiden National Assembly tersebut juga kembali mengungkapkan penghargaannya atas jasa Indonesia dalam mewujudkan kedamaian dan stabilitas Kamboja. Beliau menyatakan bahwa sejak dibukanya kembali hubungan diplomatik RI-Kamboja pada tahun 1992, Pemerintah RI senantiasa memberikan dukungan atas pembangunan Kamboja melalui pemberian berbagai pelatihan teknis dan penawaran beasiswa bagi SDM Kamboja, yang hingga kini tercatat telah lebih dari 230 peserta Kamboja yang berkesempatan untuk menimba ilmu di Indonesia dalam rangka capacity building.

 

Menurut Samdech Heng Samrin, dukungan Indonesia tersebut secara nyata telah berkontribusi kepada pembangunan Kamboja sejak dimulainya rekonstruksi Kamboja di tahun 1990-an hingga perkembangan Kamboja saat ini, dengan salah satu pencapaian di bidang ekonomi adalah keberhasilan pemerintah Kamboja menurunkan tingkat kemiskinan hingga 30%.

 

Pada akhir pertemuan, Dubes RI dan Presiden National Assembly menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral RI-Kamboja melalui kelanjutan kerjasama berbagai bidang yang telah terbentuk, peningkatan kerjasama antar parlemen, serta mendorong peningkatan people-to-people contact melalui implementasi fasilitas bebas visa bagi pemegang paspor biasa dan wacana pembukaan jalur penerbangan langsung.

 

National Assembly merupakan lembaga legislatif yang berfungsi untuk menyalurkan aspirasi rakyat dan memiliki kewenangan dalam pembentukan pemerintahan. Sejak tahun 2006 National Assembly dipimpin oleh Samdech Heng Samrin yang merupakan salah satu pimpinan partai berkuasa Cambodian People's Party.