Harmonisasi Dinamis Tari Saman Mempesona Masyarakat Kamboja

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan HUT ke-64 Kemerdekaan RI tahun 2009 di Kamboja, KBRI Phnom Penh telah menyelenggarakan resepsi diplomatik pada tanggal 17 Agustus 2009. Bertindak selaku Tamu Kehormatan adalah Menteri Senior dan Lingkungan Hidup Kamboja, H.E. Mok Mareth.

Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata Kamboja, Duta Besar negara-negara sahabat, kalangan pejabat tinggi Kamboja, para pengusaha Kamboja serta korps diplomatik perwakilan asing yang ada di Phnom Penh.

Sebagai bagian utama dari resepsi diplomatik tersebut, telah dinyanyikan lagu kebangsaan Kamboja dan Indonesia Raya yang dibawakan oleh Paduan Suara KBRI Phnom Penh serta toast untuk mendoakan kesehatan Raja Kamboja dan Presiden RI.

Sebagai sajian istimewa pada acara tersebut, telah ditampilkan tarian pergaulan nusantara dari daerah Jawa Barat dan Riau, tarian Goyang Amprok dari DKI Jakarta dan tarian Saman dari Aceh. Pertunjukan tersebut menjadi lebih istimewa karena penari yang berpartisipasi adalah gabungan masyarakat Indonesia dan masyarakat Kamboja yang belajar seni budaya Indonesia di Pusat Budaya Indonesia "Nusantara", KBRI Phnom Penh. Para tamu undangan memberikan sambutan yang meriah pada sajian tari-tarian tersebut.

Sebagai salah satu ajang yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, sepanjang acara diputar tayangan promosi pariwisata dan ekonomi Indonesia. Hadirin pun diperkenalkan kepada keragaman kuliner nusantara melalui hidangan Indonesia. Dan sebagai souvenir, dibagikan tas bermotif batik yang berisi brosur-brosur potensi wisata Indonesia, pin bendera merah putih dan Kamboja serta CD berisi lagu-lagu rakyat nusantara, antara lain lagu Rasa Sayange, Jali-jali dan Lancang Kuning.