Drama Ande Ande Lumut memeriahkan HUT PUSBUDI Nusantara KBRI Phnom Penh Ke-2

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Drama Ande Ande Lumut yang dibawakan oleh masyarakat Indonesia dan Kamboja telah membuat suasana meriah dipenuhi dengan gelak tawa dan tepuk tangan. Hal ini terjadi pada saat KBRI Phnom Penh mengadakan kegiatan Malam Budaya dalam rangka Peringatan HUT Pusat Budaya Indonesia (PUSBUDI) Nusantara KBRI Phnom Penh Ke-2 tanggal 12 Desember 2009, bertempat di Gedung National Institute Education, Phnom Penh.

 

Acara juga dimeriahkan oleh Ensemble Angklung yang membawakan lagu "Indonesia Pusaka" serta pertunjukan tarian dari beberapa daerah seperti Tari Legong Kraton, Yapong, Sunda Tilu Rupa, Tari Melayu Laila Canggung, Nandak Ganjen, Tari Maluku Orlapei (Gaba-Gaba), Tari Ekspresi, Saman dan Band Permika.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Duta Besar RI, Ngurah Swajaya beserta ibu serta pejabat Kementerian Kebudayaan dan Seni Kamboja, Friends of Indonesia, masyarakat Indonesia dan Kamboja berjumlah sekitar 400 orang.

 

Kegiatan Malam Budaya dimaksud merupakan salah satu aktualisasi dari berbagai kegiatan PUSBUDI selama ini diadakan khususnya menampilkan berbagai kegiatan hasil dari pelatihan seni tari, musik dan drama yang melibatkan masyarakat Indonesia dan Kamboja. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat pemahaman dan pengertian antara masyarakat kedua negara yang pada gilirannya memperkuat tali persahabatan Indonesia dan Kamboja.

 

Dalam sambutannya Duta Besar RI, Ngurah Swajaya menyampaikan bahwa PUSBUDI Nusantara merupakan bagian dari upaya KBRI Phnom Penh untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Kamboja yang saling bermanfaat dan mendorong people-to-people contact melanjutkan hubungan persahabatan yang secara historis telah terjalin dan sekaligus menyambut pembentukan komunitas ASEAN 2015. Duta Besar RI kembali menegaskan komitmen KBRI Phnom Penh untuk terus berkarya mengembangkan berbagai kegiatan guna memajukan hubungan bilateral Indonesia - Kamboja yang dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di kedua negara.

 

PUSBUDI yang telah dirintis sejak tahun 2005 dan secara resmi dikukuhkan pada tanggal 18 Desember 2007 telah mengadakan kegiatan dan interaksi masyarakat Indonesia dan Kamboja melalui program-program pengajaran Bahasa Indonesia, pemutaran film-film Indonesia, pagelaran seni budaya, dan pemberian beasiswa termasuk dalam bidang seni dan budaya kepada generasi muda Kamboja.

 

 Selama dua tahun, PUSBUDI Nusantara telah menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan dengan peningkatan minat berbagai kalangan masyarakat Kamboja dan asing lainnya  dalam  mempelajari seni dan budaya Indonesia. Sampai saat ini jumlah murid secara resmi tercatat sekitar 293 orang dengan sekitar hampir 100 siswa aktif.

 

Selain terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan-kegiatan KBRI, beberapa siswa PUSBUDI juga telah menerima berbagai beasiswa Pemerintah Indonesia untuk belajar di Indonesia, baik untuk program pelatihan jangka pendek berupa beasiswa Darmasiswa dari Depdiknas RI maupun beasiswa untuk gelar S-2.

 

Phnom Penh, 12 Desember 2009