Apresiasi Presiden Senat Kamboja

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Presiden Senat Kamboja, Samdech Moha Thormak Porthisal Chea Sim menghargai peranan penting Indonesia dalam  proses perdamaian dan rekonsiliasi Kamboja. Secara khusus beliau menyampaikan terimakasih atas jasa almarhum Bapak Ali Alatas selaku co-chairman rangkaian proses perundingan perdamaian Kamboja, termasuk Jakarta Informal Meeting (JIM).

Hal tersebut disampaikan pada saat kunjungan kehormatan Duta Besar LBBP RI untuk kerajaan Kamboja, Ngurah Swajaya kepada Presiden Senat Kamboja di Phnom Penh pada hari Rabu, 12 Agustus 2009.

Presiden Senat Kamboja beserta jajarannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dubes RI dan menyampaikan salam hangat kepada Ketua DPR, Ketua DPD dan Presiden RI serta menyampaikan selamat atas keberhasilan pelaksanaan Pemilu legislatif dan Pilpres 2009.

Samdech Chea Sim juga mengucapkan terima kasih atas bantuan teknik Indonesia selama ini, antara lain pelatihan pasukan khusus tentara kerajaan Kamboja (Royal Cambodia Armed Force) dan pelatihan oleh Pasukan Pengamanan Presiden kepada Pasukan Pengamanan VVIP dan Perdana Menteri. Beliau mengharapkan hubungan yang telah terjalin erat selama ini dapat ditingkatkan, baik dalam secara bilateral maupun dalam kerangka ASEAN guna meningkatkan kesejahteraan rakyat kedua negara.

Samdech Chea Sim juga menyinggung mengenai kerjasama di bidang pertanian, khususnya ketahanan pangan yang merupakan hal yang esensial. Dalam kaitan ini, Ketua Senat Kamboja menghargai kunjungan Menteri Pertanian Indonesia ke Kamboja bulan April 2009 yang telah sepakati upaya peningkatan kerjasama di bidang pertanian, antara lain bantuan pelatihan tenaga ahli pertanian dan pengadaan mesin pertanian termasuk mesin penggilingan gabah yang sangat dibutuhkan Kamboja.

Presiden Senat Kamboja, Samdech Chea Sim juga merupakan Presiden dari Cambodian People's Party yang merupakan partai berkuasa di Kamboja.