Indonesia Mempunyai Harapan Untuk Menjadi Duta Islam Di masa Mendatang

1/6/2012

Demikian salah satu kesimpulan yang disampaikan oleh  Prof. Greg Barton, acting Director of the Centre for Islam and the Modern World dari Monash University, Australia dalam diskusi antar umat beragama yang diselenggarakan oleh KBRI Phnom Penh pada Jum’at sore tanggal 6 Januari 2012. Duta Besar RI untuk Kamboja Soehardjono Sastromihardjo dalam kata sambutan pembukaannya pada acara diskusi “Indonesia dalam Konteks Arab Spring: Islam, Masyarakat Sipil, Demokrasi dan Pluralisme” menyampaikan bahwa Prof. Greg Barton “dibajak” oleh KBRI untuk berbagi ilmu dan memperkaya wawasan masyarakat Indonesia di Kamboja khususnya Phnom Penh.

 

Prof. Greg sangat dekat dengan tokoh-tokoh islam di Indonesia salah satunya Presiden RI ke-4 Abdrurrahman Wahid yang akrab disapa dengan Gus Dur. Pada tahun 2002 Prof. Greg menulis buku biography Gus Dur berjudul “Abdurrahman Wahid, Muslim Democrat, Indonesian Democrat, Indonesian President: a view from the inside”.

 

Walaupun islam pada masa lalu memberikan sumbangan cukup besar untuk ilmu pengetahuan seperti ilmu perbintangan, ilmu kedokteran dan ilmu-ilmu lainnya namun saat ini banyak faktor yang menyebabkan citra buruk Islam di dunia modern terutama di Barat. Masih terdapat prasangka buruk terhadap islam di Barat khususnya terkait dengan terorisme. Menurut Prof. Greg Barton sumbangan Islam pada demokrasi Indonesia jauh lebih signifikan daripada yang terduga sebelumnya. Sehingga pada tahun 2011 Indonesia merupakan teladan yang menonjol buat negara-negara pada “pusatnya Dunia Islam” yang mengalami tuntutan Arab Spring. Walaupun jauh dari sempurna Indonesia sebenarnya mencapai demokrasi dengan damai, tanpa intervensi militer dan dalam waktu yang jauh lebih singkat daripada yang di[perkirakan sebelumnya.

 

KBRI Phnom Penh mengawali kegiatan pada tahun 2012 dengan menyelenggarakan diskusi dan ceramah tidak hanya dari Prof. Greg Barton tetapi juga oleh Diena Haryana dari Business Dynamics dan Yayasan Sejiwa Indonesia dengan judul The Power of Positive Energy: Menguatkan Daya, Mengubah Ide menjadi Realita pada tanggal 5 Januari 2012.