20 Pengusaha Kamboja Berkomitmen Tindaklanjuti Temu Usaha dengan Mitra Potensial di Jakarta dan Jateng

10/20/2010

 

“Selama ini, transaksi perdagangan antara Kamboja dan Indonesia pada umumnya dilakukan melalui pihak ketiga sehingga tidak bisa cukup kompetitif dalam segi biaya, dengan kunjungan ini kami dapat melakukan kontak langsung dengan pengusaha Indonesia sehingga biaya perdagangan diharapkan dapat ditekan”. Demikian disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang Propinsi Siem Reap seusai kunjungannya ke Jakarta dan Jateng, minggu lalu.

 

Selama 5 hari dari tanggal 13-17 Oktober 2010, 20 orang pengusaha Kamboja dengan difasilitasi oleh KBRI Phnom Penh melakukan kunjungannya ke Jakarta dan Semarang guna menjajaki kerjasama perdagangan dengan calon mitra bisnis mereka di Jakarta dan Semarang.  Dipimpin oleh Ketua Kamar Dagang Propinsi Siem Reap, Oknha PHENG KONG, misi dagang Kamboja tersebut bertekad untuk mencari peluang kerjasama khususnya di bidang consumer goods, produk olahan makanan dan minuman, alat pertanian, farmasi dan spare part motor.

 

Dalam kunjungan mereka di Jakarta, para pengusaha tersebut berkesempatan untuk berkunjung di arena Trade Expo Indonesia ke 65 yang dibuka oleh Wakil Presiden Boediono pada tanggal 13 Oktober 2010 dan berkesempatan untuk turut menghadiri Business Luncheon mengenai potensi perdagangan, investasi dan pariwisata Indonesia.

 

Seusai kunjungan mereka ke Trade Expo Indonesia tersebut, para pengusaha melanjutkan lawatannya ke Semarang, dimana mereka disambut dengan hangat oleh Gubenur Jawa Tengah, Bibit Waluyo beserta seluruh jajaran dan pengusaha- pengusaha Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, mereka berkesempatan untuk melakukan pertemuan bisnis dengan mitra potensial di Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke pabrik Nissin dan Borobudur.

 

Pelaksanaan kunjungan pengusaha tersebut ke Jawa Tengah, menurut Duta Besar RI untuk Kamboja, Soehardjono Sastromihardjo selain guna meningkatkan peluang kerjasama ekonomi antara kedua negara, juga merupakan implementasi penandatanganan Plan of Action MOU Sister Temple Province yang telah ditandatangani antara Propinsi Siem Reap dan Jawa Tengah pada bulan Juni tahun ini.

 

Dari kunjungan tersebut, meski masih dalam proses negosiasi transaksi jangka panjang, para pengusaha Kamboja menyampaikan kegembiraannya bahwa mereka pada umumnya telah menemukan mitra potensial mereka dan berkomitmen akan segera  menindaklanjuti peluang kerjasama yang ditawarkan oleh mitra potensial mereka di Indonesia.