Pidato Menlu Pada Acara Pelantikan Eselon I dan II Kemlu 3 September 2010 (D)

9/4/2010

 

PIDATO
MENTERI LUAR NEGERI RI
PADA
ACARA PELANTIKAN PEJABAT ESELON I DAN ESELON II
KEMENTERIAN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA

Gedung Pancasila, 3 September 2010

Wakil Menteri Luar negeri dan Ibu Moelik Triyono Wibowo,

Pejabat Eselon I beserta pendamping dan Pejabat eselon II di lingkungan Departemen Luar Negeri,

Hadirin yang dimuliakan,

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat
siang dan salam sejahtera bagi kita semua,

Puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, pada siang hari ini kita bersama dapat menyaksikan pelantikan pejabat eselon I dan pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Luar Negeri yang kita cintai ini.

Bagi pejabat yang baru diambil sumpahnya dan dilantik, atas nama pribadi dan rekan-rekan semua di Kementerian Luar Negeri, kami ingin sampaikan ucapan selamat.

Kami semua di Kementerian Luar Negeri percaya, saudara semua akan dapat melaksanakan amanah ini dengan baik.


Bagi pejabat yang digantikan, atas nama pribadi dan kedinasan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sangat mendalam terhadap kontribusi yang telah diberikan selama ini.


Kami meyakini bahwa seluruh kerja keras dan jerih payah yang selama ini telah dilakukan, telah memberikan nilai tambah bagi institusi yang kita cintai ini.


Berbekal raihan dan pengalaman yang telah dicapai selama ini, kami percaya Saudara akan mampu melaksanakan penugasan berikutnya dalam rangka melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara ini.   
Saudara Pejabat yang baru dilantik,

Amanah dan tanggung jawab yang baru saja Saudara emban pada siang hari ini menandakan babak baru bagi Saudara untuk dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Di depan Saudara terbentang lebar kesempatan untuk berbuat dan berkontribusi yang terbaik bagi kepentingan nasional.

Yaitu, kontribusi kita dalam menjalankan mesin diplomasi yang efektif dengan mengembangkan budaya kerja yang “hands on”.

Yaitu, kontribusi kita bagi penciptaan suasana kerja yang kondusif dengan memberikan ketauladan dan nilai kepimpinan yang kuat dan efektif.

Yaitu, kontribusi kita bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kerja kita dengan menajamkan 4 karakter diplomat sebagaimana telah diamanatkan oleh Bapak Presiden.

Kami ingin mengajak kita semua termasuk diri kami pribadi untuk bekerja keras guna memastikan mesin diplomasi bisa bekerja secara efektif.

Kita juga harus pastikan suasana nyaman yang penuh kebersamaan dan tetap mengedepankan nilai profesionalisme dapat tercipta.

Kita juga harus memastikan penajaman karakter para diplomat bagi generasi penerus Kemlu dapat tercapai.

Bapak, Ibu dan hadirin yang kami hormati dan kami cintai,


Pelaksanaan diplomasi dan Politik Luar Negeri saat ini dihadapkan oleh berbagai tantangan yang tidak ringan.

Pada tingkat global, dunia saat ini bukan saja dihadapkan oleh tantangan yang bersifat tradisional, namun pada saat yang bersamaan juga dihadapkan oleh tantangan yang bersifat non tradisional.

Tantangan tersebut bukan saja memiliki dimensi politik luar negeri, namun juga telah mengaburkan batas-batas negara karena sifatnya yang lintas batas.

Di sinilah, Indonesia harus semakin mengukuhkan peran dan kontribusinya.

Sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif yang senantiasa diabdikan bagi kepentingan nasional Indonesia.

Pada tingkat regional, kita harus semakin mengukuhkan peran Indonesia. Hal itu dapat kita lakukan dengan memberikan sumbangan pemikiran dan kepemimpinan yang kuat di kawasan, khususnya saat kita menjadi ketua ASEAN pada tahun 2011.


Pada tingkat nasional, seiring dengan proses reformasi yang bergulir di tanah air, kita merasakan adanya kepedulian publik terhadap politik luar negeri dan diplomasi Indonesia yang semakin meningkat.


Terdapat harapan yang besar bahwasanya diplomasi dapat memberikan jawaban atas berbagai permasalahan pada tingkat nasional.


Terdapat pula tuntutan bahwa diplomasi dapat menjadi bagian dari upaya nasional dalam mensejahterakan masyarakat.
Hal ini bukan saja menjadi tantangan tersendiri bagi kita di Kementerian Luar Negeri, tetapi juga merupakan suatu peluang yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya.

Kita harus pula memberikan penjelasan kepada publik mengenai apa yang telah, sedang dan akan senantiasa dilakukan Kementerian Luar Negeri.
Sehingga publik dapat memahami semuanya dengan gamblang.
Tanpa terdistorsi.


Akuntabilitas dan profesionalitas dari kita sebagai pelaku utama mesin diplomasi menjadi suatu keharusan.
Kemampuan untuk melakukan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan politik luar negeri tidak dapat dihindari.


Kami memiliki keyakinan dengan pengalaman yang selama ini dimiliki, Saudara dapat memberikan yang terbaik bagi institusi yang kita cintai ini.

Bagi bangsa ini.

Bahkan, bagi rakyat Indonesia.

Marilah sama-sama kita berikan nilai tambah  selama kita melaksanakan amanah ini.

Saudara sekalian pejabat yang baru dilantik,

Dengan pelantikan dan pengambilan sumpah Saudara pada hari ini, sekali lagi kami atas nama seluruh Kementerian Luar Negeri, atas nama pemerintah dan atas nama pribadi serta keluarga mengucapkan selamat.

Kami percaya Saudara sekalian akan sukses menjalankan amanah ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi seluruh jerih payah dan kerja keras kita bagi Bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Sekian,

Wassalammu’alaikum Wr. Wb.