PUSBUDI Nusantara

3.JPG1.jpg2.JPGMalam Budaya (HUT Pusbudi).JPGAubade Pusbudi dan Masyindo.JPGOuting Pusbudi.JPGPaduan Suara Malam Diplomatik.JPG 

Sejarah Pusbudi Nusantara

Pusat Budaya Indonesia (Pusbudi) Nusantara dibentuk oleh Bapak Duta Besar RI untuk Kamboja Nurrahman Urip Pada tahun 2007, berunjuk pada inisiatif beliau untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia dan membangun citra positif Indonesia di Kamboja kepada masyarakat Kamboja dan masyarakat asing lainnya melalui budaya.

Pusat Budaya Indonesia (PUSBUDI) Nusantara diresmikan pada tanggal 18 Desember 2007 di Chaktomouk Theatre, Phnom Penh. Acara peresmian Pusbudi dibuka secara resmi oleh H.E. Veng Sereyvuth, Menteri Kebudayaan dan Seni Kerajaan Kamboja beserta Bapak Duta Besar Nurrahman Urip. Acara tersebut dihadiri oleh kalangan diplomatik, kalangan pejabat tinggi Kamboja serta masyarakat Indonesia, Kamboja dan asing yang berjumlah sekitar 600 orang.

Pusbudi merupakan pusat bagi transfer ilmu pengetahuan khususnya antara masyarakat Indonesia dan Kamboja di bidang kebudayaan. Dalam menjalankan program kegiatannya, Pusbudi bekerjasama dengan berbagai lembaga serta individu yang terkait di Kamboja. Kegiatan yang dilakukan oleh Pusbudi bertujuan untuk mempromosikan persahabatan dan pemahaman antara masyarakat kedua negara melalui kegiatan seni, sosial dan budaya, yang meliputi antara lain pengajaran Bahasa Indonesia untuk orang Kamboja dan asing, Pelatihan Tari dan Musik, Putar Film Indonesia, Perpustakaan, serta Pertunjukan Budaya.


Pengajaran Bahasa Indonesia

Program pengajaran Bahasa Indonesia dimulai pada tanggal 2 November 2007. Program ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan sebelum peresmian Pusbudi Nusantara di KBRI Phnom Penh. Program pengajaran bahasa Indonesia didukung penuh oleh KBRI dengan melibatkan tenaga pengajar Bahasa Indonesia orang Indonesia maupun Kamboja (alumni perguruan tinggi Indonesia) yang tergabung dalam organisasi Language Exchange Cambodia (LEC). Sejak tahun 2013 tenaga kerja yang dipekerjakan bukan melalui LEC lagi tapi per individual dan mempunyai surat kerja yang ditanda tangani dan disetujui oleh KBRI Phnom Penh. Jadwal kelas adalah hari Senin s/d Kamis, dan dibagi dalam 2 bagian yaitu kelas pagi pukul 06.30 – 08.00 dan kelas sore pukul 17.30 – 19.00. Pengajaran Bahasa Indonesia merupakan sarana komunikasi sosial yang efektif untuk membangun hubungan konstruktif antar warga kedua negara, disamping juga dimaksudkan untuk mempromosikan sistim pendidikan di Indonesia dengan harapan bahwa masyarakat Kamboja tertarik untuk belajar di Indonesia.


Pelatihan Tari dan Musik

Pusbudi Nusantara memberikan pelatihan tari dan musik, sebagai salah satu upaya meningkatkan citra dan mempromosikan/ memperkenalkan keanekaragaman seni dan budaya yang ada di Indonesia kepada masyarakat Kamboja maupun masyarakat asing di Kamboja. Dalam pelaksanaan kelas tari ini, KBRI Phnom Penh mengundang guru tari baik dari Indonesia maupun Kamboja untuk mengajar murid-murid yang ingin belajar menari.


Putar Film Indonesia

Di samping kelas rutin, PUSBUDI Nusantara juga menyelenggarakan pemutaran film setiap akhir bulan dan dihadiri sekitar 80 orang yang terdiri dari murid bahasa Indonesia dan masyarakat Indonesia. Pada acara tersebut, para murid bahasa Indonesia diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan film serta menulis kata-kata baru. Hal ini untuk menambah perbendaharaan kata dan meningkatkan belajar Bahasa Indonesia untuk murid. Murid-murid juga disuguhi masakan khas Indonesia sehingga menambah wawasan mereka tentang keanekaragaman budaya Indonesia melalui bidang kuliner.


Sarasehan dan Seminar

Acara serasehan dan seminar diselenggarakan sesuai kebutuhan dalam rangka untuk memfasilitasi para peserta pembelajaran Bahasa Indonesia agar mengenal lebih jauh tentang kebudayaan Indonesia sekaligus membangun citra yang baik mengenai Indonesia, sehingga dengan demikian dapat tercipta hubungan yang baik dan erat antara Indonesia dan Kamboja.


Perpustakaan

KBRI Phnom Penh kini memiliki perpustakaan yang dimaksudkan untuk menunjang program pengajaran bahasa. Perpustakaan tersebut telah dimanfaatkan sejak awal tahun 2008 yang dilengkapi dengan bermacam buku hasil pembelian maupun sumbangan dari beberapa penerbit buku di Indonesia.


Pertunjukan Budaya

Setiap tahun KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan Pusbudi senantiasa menyelenggarakan pagelaran budaya Indonesia, yang bertujuan antara lain untuk mempererat hubungan Indonesia dan Kamboja serta diharapkan dapat lebih mempromosikan kebudayaan Indonesia pada dunia. Kegiatan pertunjukan budaya, berupa pertukaran budaya, pertunjukan budaya bersama dan pertunjukan budaya dalam acara peringatan HUT Proklamasi RI, HUT Pusbudi, maupun acara-acara lainnya.