Ahmadiyah Mau Lapor PBB, FUI Santai

4/18/2008

 
JAKARTA, KAMIS - Rencana Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) mengadu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) direspon "enteng" Forum Umat Islam (FUI). "Lembaga Internasional tidak ada pengaruh. Mereka bukan atasan negara Indonesia," ujar Manarman, advokat Forum Umat Islam di Kantor FPI di Petamburan, Jakarta.

Hal itu disampaikannya usai acara konferensi pers pada Kamis (17/4) tentang Apel Siaga Sejuta Umat Islam untuk Bubarkan Ahmadiyah yang rencananya akan di gelar mulai dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara pada Minggu, 20 April.

Munarman mengatakan, apa yang telah dilakukan Ahmadiyah selama ini telah melanggar hak asasi umat Islam. "Jadi jangan diputar balik kalau Ahmadiyah yang dilanggar hak asasinya. Yang melakukan itu adalah Ahmadiyah karena melanggar akhidah umat Islam," ujarnya.

Sementara mengenai aktivis HAM yang membela Ahmadiyah, menurutnya, apa yang dilakukan para aktivis tersebut hanya sekadar mencari popularitas.Ia mengatakan dalam ketentuan hak asasi manusia masih mengakui dan membenarkan adanya pembatasan-pembataan melindungi masyarakat. Pembatasan-pembataan tersebut, jelasnya, menyangkut keamanan, keselamatan, dan kepercayaan dasar publik. "Ahmadiyah sudah melanggar dan melecehkan hak asasi dan kepercayaan dasar umat Islam," ujar mantan Ketua YLBHI tersebut.

Aksi Damai

Pada kesempatan yang sama, Ketua FUI H Mashadi mengatakan Apel Siaga Sejuta Umat Islam untuk Membubarkan Ahmadiyah dan desakan kepada presiden untuk membubarkan Ahmadiyah akan dilakukan secara damai."Secara internal kita sudah sampaikan agar tidak bertindak anarkisme dalam menuntut pembubaran Ahmadiyah," ujar Mashadi.

Namun, ia juga berharap pihak Ahmadiyah untuk tidak berkomentar macam-macam soal keputusan Bakor Pakem yang bisa menimbulkan kemarahan pihaknya dan umat Islam lainnya.Permintaan yang sama juga disampaikan kepada pihak LSM yang selama ini membantu Ahmadiyah. "Saya minta Ahmadiyah tidak berkomentar saat ini dan juga LSM-LSM," ujarnya. (SMS)