Kemeriahan Acara Indonesian Cultural Day di Busselton

South West Indonesian Community (SWIC) telah menginisiasikan pagelaran acara budaya dan bazaar kuliner bertajuk Indonesian Cultural Day di Rotary Park, Busselton pada Minggu, 22 November 2015. Acara berlangsung pukul 10​.00 s.d 15.00 dengan dihadiri sekitar 250 pengunjung yang datang silih-berganti, tidak hanya masyarakat Indonesia tetapi juga masyarakat setempat.

 

Mayor of City of Busselton, Mr. Grent Henley, anggota Parlemen WA dari wilayah Vasse, Ms. Libby Mettam MLA dan Konjen RI Perth menyampaikan sambutan pada acara pembukaan. Kedua pejabat setempat berharap acara ini menjadi moment untuk membangun kedekatan yang harmonis antara komunitas Indonesia dengan masyarakat Australia di Busselton. Konjen RI Perth dalam sambutannya menyampaikan bahwa KJRI selalu mendukung kegiatan masyarakat Indonesia di WA, khususnya dalam rangka mempromosikan Indonesia.

 

Sesuai dengan tema acara “Happy, Health, Harmony”, acara diawali dengan permainan tradisional Indonesia seperti Tarik Tambang, Lomba Balap Karung, Bakiak dan Kelereng yang diikuti oleh Mayor Busselton, Konjen RI Perth dan masyarakat setempat. Selanjutnya, acara dimeriahkan dengan penampilan tari-tarian dari Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Bali, persembahan lagu-lagu Indonesia oleh Reggae Band dari Komunitas Ambon-Maluku, persempahan lagu dangdut dari masyarakat Indonesia, serta pertunjukkan angklung dari murid West Busselton Primary School.

 

Selama acara berlangsung, beberapa stall makanan disiapkan untuk mempromosikan kuliner Indonesia seperti Sate, Nasi Goreng, Pempek, Bakso, Ikan Bakar Rica-Rica, Tempe, Rendang dan Dendeng Balado. Acara ditutup dengan menarikan Poco-Poco bersama antara Panitia dan Pengunjung.

 

KJRI Perth membuka 1 stall untuk memberikan workshop Gamelan yang cukup banyak didatangi pengunjung, khususnya anak-anak yang tertarik untuk mencoba bermain Gamelan. Perwakilan Kantor Garuda Indonesia juga hadir untuk membagikan flyer dan barang promosi lainnya dalam rangka memperkenalkan pariwisata Indonesia.

 

Kesempatan berkumpulnya masyarakat Indonesia di wilayah Selatan pada acara  dimanfaatkan oleh Fungsi Konsuler KJRI Perth untuk membuka Warung Kekonsuleran (WK). Selama acara berlangsung, WK telah memberikan pelayanan kepada WNI diantaranya terkait dengan Lapor Diri, Pencatatan Pernikahan, serta dokumen administrasi bagi putra-putri WNI yang lahir di Australia. KJRI juga menyampaikan informasi kepada WNI mengenai gerakan awareness dan kepedulian terhadap Family Violence (KDRT) yang beberapa waktu terakhir menjadi perhatian bersama baik pemerintah Indonesia maupun pemerintah WA. KJRI mendorong masyarakat Indonesia dapat berperan aktif untuk memberikan dukungan bagi WNI yang menjadi korban KDRT.

 

Kemeriahan acara Indonesian Cultural Day di Busselton mendapat perhatian dan liputan di media-media lokal baik radio, TV maupun surat kabar.