Daftar Pejabat dan Staff


Konsul Jenderal

Iwanshah Wibisono

Sebagai salah satu misi utama pembukaan perwakilan RI di Penang adalah meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara, khususnya antara wilayah utara Malaysia dan wilayah utara Sumatera. Dalam perjalanannya selama 50 tahun, dapat dikatakan hubungan tersebut telah berkembang pesat, dari hubungan yang bersifat terbatas pada hubungan tradisionil menjadi hubungan yang saling memerlukan dan saling mendukung. Hal ini terlihat antara lain dengan lahirnya “Sister City” Medan-Penang dan “Sister Province” Sumatera Utara – Penang, serta terbentuknya Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).  Disamping itu, mobilitas kunjungan pemerintah bidang ekonomi dan perdagangan, asosiasi dan pengusaha kedua belah pihak semakin intensif, sehingga peluang-peluang memperluas hubungan ekonomi perdagangan kedua negara terus berkembang.
 
Penanganan bidang ekonomi secara khusus dimulai sejak tahun 1968 yang ditangani oleh pejabat dari Ditjen Bea Cukai. Sejak tahun 1981 bidang ekonomi dilimpahkan sepenuhnya kepada seorang home staf dari Departemen Luar Negeri , berdasarkan SK Menteri Keuangan RI Mo. S-170/MK/01/02, tanggal 17 Januari 1982 dan SK Menlu No.1032/OR/X/82/01 tanggal 19 Oktober 1982.


Pejabat berwenang di perwakilan :

Agus Priono
Kontak:
604-2274686 ext. 127
Indonesian Version Only

Kepala Kanselerai / Pelaksana Fungsi Ekonomi

Agus Priono

Staf

Iva Maduna

Staff

Arizka Febiyani

Pada awalnya tugas Konsuler ditangani oleh Bidang Ekonomi Konsuler Sosial Budaya. Berdasarkan SK Menlu No. OT/SK/160/XI/94/01 tanggal 25 Nopember 1994 serta telah ditingkatkannya status Konsulat menjadi Konsulat Jenderal, maka pelaksanaan tugas Konsuler ditangani oleh Bidang Konsuler.

PENETAPAN JENIS DAN TARIF JASA KONSULER, JASA HUKUM DAN IMIGRAS.pdf

SYARAT KONTRAK KERJA.pdf

Pejabat berwenang di perwakilan :
Machdaniar Nisfah
Neni Kurniati

Pelaksana Fungsi Konsuler I

Machdaniar Nisfah

Pelaksana Fungsi Konsuler II

Neni Kurniati

Pelaksana Fungsi Konsuler III

Osrinikita Zubhana

Staf

Amir Hakim

Staff

Arif Cahyono

Staff

Firdaus

Staff

Indira Lambok Nadeak

Staf

Asef Setiawan

Staff

Irham Rasyadi Kautsar N

Staff

Fahrian Fadillah

Pejabat Imigrasi RI mulai ditempatkan pada Konsulat Republik Indonesia Penang pada tahun 1968. Salah satu pertimbangan ditempatkannya pejabat imigrasi di KJRI Penang antara lain karena dekatnya letak Penang dengan Sumatera yang memungkinkan banyaknya terjadi arus mobilitas orang dari kedua negara yang memerlukan penanganan keimigrasian. Selama kurun waktu penempatan pertama sampai sekarang kerjasama bilateral Indonesia-Malaysia (khususnya Penang, Kedah dan Perlis) di bidang Imigrasi telah dilaksanakan dengan baik, antara lain dengan telah dilakukannya pertukaran informasi dan dicapainya saling pengertian dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh kedua belah pihak khususnya yang berhubungan dengan masalah keimigrasian antara lain : pendatang illegal, repatriasi, pemalsuan dokumen perjalanan, izin kerja, dan cap imigrasi.
 
Untuk mengetahu kondisi lapangan secara baik, maka KJRI selalu bekerjasama dengan pihak Imigrasi Pulau Pinang guna melakukan peninjauan, baik itu peninjauan di Tempat Penahanan Imigrasi Juru dalam rangka tatap muka dan pembinaan terhadap WNI yang ditahan, maupun peninjauan di pelabuhan.
 
Pejabat berwenang di perwakilan :
Ageng Pribadi
 
Pelayanan Imigrasi
 
Selamat datang di halaman Imigrasi, Fungsi Imigrasi siap melayani anda untuk urusan:
 

    paspor 24 halaman
    paspor 28 halaman
    SPLP perorangan
    SPLP keluarga
    perubahan SPLP perorangan menjadi 2 orang atau lebih
    SPLP untuk WNI yang selesai menjalani hukuman dari penjara
    pencatatan mutasi (pindah alamat) dan perubahan
    pelayanan visa

Untuk memudahkan pelayanan mohon kiranya Bapak/Ibu/Saudara dapat memenuhi kelengkapan administrasi untuk pengurusan paspor, SPLP yang dijelaskan sebagai berikut:

1. Paspor Biasa untuk Tenaga Kerja Indonesia :

    Masih mempunyai izin tinggal yang berlaku di negara setempat/ work permit.
    Foto ukuran 4x6 latar belakang merah sebanyak 4 lembar.
    Mengisi formulir Perdim-14.
    Melampirkan fotokopi paspor dan work permit beserta paspor aslinya.
    Tidak termasuk dalam Daftar Pencegahan atau Penangkalan.
    Surat pengantar dari majikan atau fotocopy ic majikan
    Biaya : RM18 untuk 24 halaman & RM75 untuk 48 halaman.

 
2. Paspor Biasa untuk Pelajar/Student

    Masih mempunyai student pass yang berlaku.
    Foto ukuran 4x6 latar belakang merah sebanyak 4 lembar.
    Mengisi formulir Perdim-14.
    Melampirkan fotokopi paspor dan visa/permit dan paspor asli.
    Melampirkan surat rekomendasi dari pihak sekolah di negara setempat; atau Melampirkan surat rekomendasi dari Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur.
    Tidak termasuk dalam Daftar Pencegahan atau Penangkalan.
    Biaya : RM18 untuk 24 halaman & RM75 untuk 48 halaman.

 
3. Paspor untuk Anak Buah Kapal (ABK)

    Surat permohonan dari nakhoda atau dari Agen Perusahaan perkapalan di mana yang bersangkutan bekerja.
    Nama pemohon terdaftar pada Daftar Anak Buah Kapal (crew list).
    Paspor yang lama, buku pelaut/seaman book.
    Melampirkan surat rekomendasi dari Atase Perhubungan.
    Penyijilan/sign on yang disahkan oleh syahbandar setempat.
    Tidak termasuk dalam daftar Pencegahan atau Penangkalan.
    Biaya : RM18 untuk 24 halaman & RM75 untuk 48 halaman.

 
4. Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP)

    Menunjukan bukti kewarganegaraan Indonesia selain paspor (ktp, akte kelahiran, kartu keluarga)
    Mengisi Formulir Perdim-14
    Foto ukuran 4x6 latar belakang merah sebanyak 4 lembar.
    Surat penjamin / sponsor.
    Biaya : Surat Perjalanan Laksana Paspor/SPLP: RM 15, SPLP untuk dua orang atau lebih: RM 18, SPLP untuk WNI yang selesai menjalani hukuman: gratis.

 
5. Paspor Yang Hilang/Rusak

    Mengisi formulir Perdim- 14.
    Melengkapi berita acara pemeriksaan/BAP.
    Melampirkan laporan polisi.
    Melampirkan fotokopi IC majikan(untuk para pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia).
    Menyerahkan surat keterangan/rekomendasi dari majikan (untuk para pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia).
    Melampirkan fotokopi paspor yang hilang/rusak (jika ada).
    Melampirkan ijin kerja/work permit yang masih berlaku dan fotokopi/bukti pembayaran Levy terbaru.
    Melampirkan fotokopi student pass (untuk pelajar).
    Menyerahkan pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah


Biaya
 
SPRI pengganti SPRI yang hilang/rusak disebabkan oleh kejadian yang tidak terhindarkan (bencana alam):

    RM 85: paspor 48 halaman.
    RM 30: paspor 24 halaman.
    Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan dokumen keimigrasian berbasis biometrik RM. 17?

SPRI pengganti SPRI yang hilang/rusak disebabkan oleh kelalaian:

    RM170: paspor 48 halaman.
    RM 80: paspor 24 halaman.
    Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan dokumen keimigrasian berbasis biometrik RM. 17

6. Prosedur Pindah Alamat

    Foto copy paspor.
    Paspor asli.
    Mengisi formulir.
    Untuk layanan ini, tidak dipungut biaya/gratis.

5. Dokumen Pelengkap (minimal 2 jenis)

    Fotokopi KTP
    Fotokopi Akte Kelahiran
    Fotokopi Kartu Keluarga
    Fotokopi Ijazah Pendidikan
    Surat Nikah (bagi yang sudah menikah)


Biaya Pelayanan Visa untuk WNA

1.
    

VISA SINGGAH (TRANSIT VISA)
    

RM 75

2.
    

VISA KUNJUNGAN  (SOCIAL VISIT VISA)
    

RM 170

3.
    

VISA KUNJUNGAN BEBERAPA KALI

(MULTIPLE ENTRY VISA)
    

RM 375

4
    

VISA TINGGAL TERBATAS (TEMPORARY STAY VISA)
    



    

A.    PALING LAMA 6 (ENAM) BULAN /

       FOR 6 MONTHS
    

RM 190


    

B.    1 (SATU) TAHUN/

       FOR ONE YEAR
    

RM 375


    

C.    2 (DUA) TAHUN/

       FOR TWO YEARS
    

RM 660

8
    

KAWAT PERSETUJUAN VISA KE PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI
    

RM 27
?     
    

Fungsi Imigrasi
Konsulat Jenderal Republik Indonesia

 

No. 467 Jalan Burma , 10350 Pulau Pinang
Telp : 604-2274686, 2267412, 2276281
Faks : 604-22775887

 

Waktu Pelayanan

Selama jam kerja dari Senin-Jumat :
Jam 09.00 – 13.00: penyerahan dokumen.
Jam 14.00 – 17.00: pengambilan dokumen.
Proses penggantian dan perpanjangan paspor di KJRI Penang  hanya memerlukan waktu 1 Hari, asalkan syarat kelengkapan dokumen dipenuhi. WNI dilayani di loket  – loket.

Pelaksana Fungsi Imigrasi

Ageng Pribadi

Staff

Hasanuddin bin Basri

Staff

Rina Novita

Staff

Mujiharjo

Staff

Marhaida Binti Mohammed

Staf

Shaffira Decynthia Aswinata

Staf Imigrasi

Fitri Yusnita

Staf Imigrasi

Gunan Amali Muhammad

​Sebagai salah satu perwakilan citizen service, dengan jumlah warga di wilayah kerjanya yang mencapai lebih dari 43.000, KJRI Penang mengedepan fungsi pelayanan dan perlindungan WNI. Selain melakukan kegiatan berupa pemberian pelayanan keimigrasian dan kekonsuleran, KJRI Penang juga melakukan kegiatan pembinaan warga masyarakat Indonesia.
Kegiatan pembinaan tersebut dimaksudkan agar selalu terpelihara kerukunan baik antar sesama WNI maupun dengan masyarakat setempat. Pembinaan masyarakat tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan dan pelaksanaan kegiatan.
Di wilayah kerja KJRI Penang yang meliputi wilayah negeri Pulau Pinang, Negeri Kedah, dan Negeri Perlis, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang dibina oleh KJRI Penang.
Kelompok masyarakat ini telah memiliki hubungan yang baik serta mendukung mensukseskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh KJRI Penang. Selain itu, kelompok masyarakat juga membantu KJRI Penang dalam menyampaikan informasi kepada anggota-anggota kelompoknya. Kelompok atau unsur WNI tersebut juga membantu KJRI Penang dalam mempromosikan kebudayaan Indonesia di wilayah kerja.
Kelompok masyarakat yang ada di KJRI Penang terbentuk berdasarkan suku, latar belakang, sosial dan keagamaan. Beberapa kelompok/paguyuban WNI di wilayah kerja Penang yaitu, Persatuan Warga Republik Indonesia (PERWIRA), Ikatan Pekerja Muslim Indonesia (IPMI) dan Persatuan Warga Minang. Selain itu juga terdapat beberapa organisasi mahasiswa Indonesia seperti PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) UniMAP, PPI UUM, PPI USM dan PPI UT Pokjar Penang. KJRI Penang melakukan pertemuan-pertemuan dengan dengan para pengurus dan anggota kelompok masyarakat tersebut. KJRI Penang juga melakukan kegiatan dengan berkolaborasi dengan kelompok masyarakat tersebut.
Selain itu, di wilayah kerja KJRI Penang terdapat Perwakilan Luar Negeri (Perwalu). Perwalu merupakan perwakilan PJTKIS yang bertanggung jawab atas permasalahan pekerja Indonesia di luar negeri.
Dalam rangka pembinaan masyarakat, KJRI Penang juga melakukan kunjungan ke pabrik/kilang/ladang untuk bertemu dan berdialog dengan para TKI. Pelaksanaan kegiatan seperti itu bekerja sama dengan pihak syarikat/perusahaan yang mempekerjakan warga Indonesia.
 
Pejabat berwenang di perwakilan :
Isana Mandasari
Kontak:
2274686 ext. 106

Pelaksana Fungsi Pensosbud

Isana Mandasari

Staff

Irfan Andy Maulana

Staff

Yudi Kurniawan

Pejabat Kanselerai

Subarni Soberi

Sekpri Kepri

Tan Kiok Hoa

Staff

Amiruddin

Staff

Maman Suparman

Staff

Kadiran

Staff

Zinal Abdin

Staff

Musnadi

Staff

Atoillah

Staff

Rima Lydia Cininta

Staff

Cinde Wiraswasti

Berdasarkan hasil rapat TPOU ke-9, Bandung, 27-30 Juli 1993 dan hasil sidang Sidang GBC ke-22 tanggal 18-26 Nopember 1993 maka ditempatkan Liaison Offficer untuk tugas-tugas Hanud Terkordinasi.

Liaison Officer Hanud Terkordinasi ditugaskan di Malaysia dengan sebutan ILO Hanud Terkordinasi Malindo. Dalam penugasannya ILO Hanud Terkordinasi Malindo dibantu oleh dua personal Bintara.

Tugas pokok personal ILO Hanud Terkordinasi Malindo adalah melaksanakan segala hal yang menyangkut penyelengeraan Hanud Terkordinasi sepanjang tahun, dan meningkatkan kelancaran komunikasi dalam rangka kerja sama keselamatan/pengamanan daerah perbatasan Malaysia_indonesia, khususnya di peraian selat Melaka.

Disamping melaksanakan tugas-tugas yang dilimpahkan oleh Panglima TNI cq Pangkohanudnas cq Dan Kosek III Hanudnas dan tugas-tugas yang diarahkan oleh Atase Pertahanan KBRI Kuala Lumpur. ILO Hanud Terkordinasi Malindo juga membantumelaksanakan tugas-tugas Perwakilan RI. Penugasan LO Hanud Terkordinasi Malindo berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI selama 2 tahun penugasan.

Liaison Officer Udara

Letkol Navigator Sani Salman Nuryadin

Staff

Budi

Berdasarkan buku Petunjuk Administrasi TNI tentang Perwira Penghubung Indonesia di Luar Negeri (Indonesian Liaison Officer) yang disahkan dengan peraturan Panglima TNI nomor : Perpang/3/I/2010 tanggal 19 Januari 2010

 
ILO merupakan perwakilan resmi TNI AL yang didelegasikan kepada Koarma Kawasan cq Komando Lantamal terkait yang bersifat counterpart dan bertanggungjawab kepada Asops Panglima TNI

 
ILO sebagaimana wewenangnya yang diberikan oleh masing-masing Panglima Armada kawasan cq Komandan Lantamal terkait, ia mewakili fungsi penghubung pada pejabat setingkat bersifat counterpart.

 
Memberikan informasi yang diperlukan kepada Panglima/Komandan Wilayah Laut counterpart sehubungan dengan situasi keamanan perairan wilayah perbatasan dan pelaksanaan oparasi patroli terkoordinasi.

 
Melaksanakan koordinasi dengan satuan angkatan bersenjata Negara tetangga yang berbatasan meliputi operasi pengamanan perbatasan, latihan dan patroli terkoordinasi bersama serta kegiatan protokoler lainnya.

 
Melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan Liaison Officer(LO) counterpart  tentang rencana kegiatan TPOL dan kunjungan antara pejabat resmi kedua Negara serta kegiatan lain yang bersifat bilateral.

 
Membuat laporan situasi secara periodik dan laporan khusus yang bersifat insidentil pada kesempatan pertama kepada Asopa Panglima TNI dengan tembusan kepada Panglima Armada Kawasan cq Komandan Lantamal setempat.

 
Membantu masing-masing Panglima/Komando Wilayah Laut dalam merencanakan pelaksanakan sidang yang akan diselenggarakan antara kedua Negara dalam rangka penyelenggaraan patroli terkoordinasi.

 
Membantu mengkoordinasikan penyelesaian permasalahan jika terjadi pelanggaran wilayah/tindak pidana di laut yang dilakukan oleh warga Negara kedua belah pihak.

 
Dalam menyelenggarakan tugasnya kepala ILO dibantu oleh Perwira ILO dan Bintara ILO.

 
Penugasan LO berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI selama 2 tahun penugasan.

Liaison Officer Laut

Wawan Subagyo Mardani

Penempatan Liaison Officer Polri di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Penang dilaksanakan berda sarkan petunjuk Teknis No.Pol : Juknis/405/IV/1979 tentang prosedur Pelaksanaan Kerjasama Kepolisian Republik Indonesia dengan Polisi DiRaja Malaysia, sebagai hasil sidang Panitia Umum Perbatan (GBC) Malaysia-Indonesia ke-9 tahun 1979.

Tugas pokok Liaison Officer Polri adalah untuk melakukan tukar menukar informasi tentang tugas-tugas Kepolisian dan sistuasi Kriminalitas yang dapat diktasifikasikan sebagai kejahatan internasional. Selain itu juga melaksanakan penyelidikan dan penyelidikan bersama terhadap kasus-kasus yang memerlukan kerja sama blate teral, terutama yang melibatkan Warga Negara Indonesia sebagai saksi. korban maupun tersangka.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut Liaison Officer Polri senatiasa berkordinasi dengan Bidang Konsuler dan Imigrasi yang mempunyai keterkaitan tugas dalam perlindungan dan pelayanan kepada WNI. Disamping itu keberadaan Liaison Officer Polri juga membantu tugas-tugas Perwakilan RI Penang.

Polri Representative

Kompol Hari Rosena

Pejabat Komunikasi

Eko Sulistyo Istiyanto

Staff

Muhammad Andri