Bapak DUBES RI untuk Malaysia-Dai Bachtiar Kunjungi Shelter KJRI Penang

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Didampingi oleh Konjen RI Penang, Bapak Moenir Arie Soenanda, SH. Melakukan dialog dengan TKI yang berada di penampungan. “Saat ini jumlah TKI yang meminta perlindungan kepada KJRI Penang mencapai 94 orang,” dijelaskan oleh Konjen RI Penang dalam sesi tanya jawab. Sebanyak 54 orang meminta segera dipulangkan, mengingat kasus yang bervariatif, dan rata-rata para TKI tersebut adalah menunggu pembayaran gaji dari majikan. Bagi yang tidak mau menunggu terlalu lama para TKI ini minta dipulangkan dengan segera, dengan Surat Pengganti Laksana Paspor (SPLP). Semua ini menjadi tanggungan dari Negara.
 
Dalam ceramahnya, disampaikan himbauan kepada para pekerja Indonesia yang ingin bekerja di Malaysia, diperlukan keahlian dan harap membekali diri dengan informasi yang cukup sebelum berangkat bekerja dari Indonesia.
 
Jangan lupa mencatat nama agen dan perwakilan Indonesia di Negara akreditasi untuk memudahkan bagi TKI untuk berkoordinasi dengan perwakilan”.
 
"Memang ada beberapa agen yang mendapat rapor merah, dan itu perlu ditindak!”, ujar Da’i. kami selalu berusaha untuk memperbaiki pelayanan diseluruh wilayah akreditasi ini.
 
Saat ini di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI KL) sudah berhasil meningkatkan pelayanan pembuatan paspor dan visa selama 1 hari. Diharapkan KJRI Penang pun berusaha meningkatkan pelayanan publik dengan sebaik mungkin. Dengan keterbatasan personil yang ada KJRI Penang berusaha untuk melayani Warga Negara Indonesia sekitar 400 ribu orang yang berada di daerah akreditasi Penang, Kedah dan Perlis. (Rds)