Berdasarkan hasil rapat TPOU ke-9, Bandung, 27-30 Juli 1993 dan hasil sidang Sidang GBC ke-22 tanggal 18-26 Nopember 1993 maka ditempatkan Liaison Offficer untuk tugas-tugas Hanud Terkordinasi.
Liaison Officer Hanud Terkordinasi ditugaskan di Malaysia dengan sebutan ILO Hanud Terkordinasi Malindo. Dalam penugasannya ILO Hanud Terkordinasi Malindo dibantu oleh dua personal Bintara.
Tugas pokok personal ILO Hanud Terkordinasi Malindo adalah melaksanakan segala hal yang menyangkut penyelengeraan Hanud Terkordinasi sepanjang tahun, dan meningkatkan kelancaran komunikasi dalam rangka kerja sama keselamatan/pengamanan daerah perbatasan Malaysia_indonesia, khususnya di peraian selat Melaka.
Disamping melaksanakan tugas-tugas yang dilimpahkan oleh Panglima TNI cq Pangkohanudnas cq Dan Kosek III Hanudnas dan tugas-tugas yang diarahkan oleh Atase Pertahanan KBRI Kuala Lumpur. ILO Hanud Terkordinasi Malindo juga membantumelaksanakan tugas-tugas Perwakilan RI. Penugasan LO Hanud Terkordinasi Malindo berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI selama 2 tahun penugasan.