Promosi Terpadu Indofair 2013 KBRI Paramaribo

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 21-28 September 2013, bertempat di Komplek Sana Budaya, Paramaribo, telah dilaksanakan kegiatan INDOFAIR 2013. Kegiatan Promosi Terpadu Indonesia/Indofair 2013 yang diselenggarakan atas kerjasama KBRI Paramaribo, VHJI, dan Kemlu RI, dibuka oleh Duta Besar RI, Sabtu, (21/09/2013).

 

Pembukaan Indofair ke-13 antara lain dihadiri oleh Menteri Perdagangan dan Industri Suriname, Mr. Raymon Sapoen; Menteri Dalam Negeri Suriname, Mr. Soewarto Mustadja; Permanent Secretary Kemlu Suriname, Mrs. Ellen Nareendorp; Wakil Ketua KADIN Suriname, Mr. Aniljayakumar Pradarath; Ketua Vereniging Herdenking Javaanse Immigratie-VHJI, Mr. Dwieght Warsodikromo; Ketua Partai Pertjajah Luhur, Paul Salam Soemohardjo; Anggota Parlemen Nasional Suriname; Duta Besar asing di Suriname; serta para pengusaha dan tokoh masyarakat Suriname. Kegiatan Indofair 2013 juga dihadiri oleh 2 (dua) pejabat Direktorat Amerika dan Eropa, Kemlu RI serta sejumlah pengusaha Indonesia.

 

Dalam sambutannya, Duta Besar RI menjelaskan pentingnya penyelenggaraan Indofair guna mempromosikan barang-barang produksi ekspor dan seni budaya Indonesia. Duta Besar RI juga menyampaikan mengenai rencana kunjungan Delegasi Dagang Suriname yang akan berkunjung ke Trade Expo Indonesia (TEI) 2013 di tanggal 16 – 20 Oktober 2013 di Jakarta. Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Industri Suriname menyambut baik kegiatan Indofair ke-13 yang dinilai telah menjadi salah satu kelender rutin pameran dagang penting di Suriname. Pada Kesempatan ini, Wakil Kadin Suriname juga menyampaikan komitmen pihaknya untuk mengirimkan misi dagang yang terdiri dari 25 pengusaha Suriname pada kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2013 di Jakarta, Indonesia.

 

Indofair 2013 kali ini diikuti oleh 34 pengusaha/perusahaan Suriname, 4 perusahaan Indonesia, Dharma Wanita Persatuan KBRI Paramaribo, dan Koperasi Mapan Sejahtera KBRI Paramaribo dengan menempati 66 booth/stands. Berbagai macam produk promosi Indonesia antara lain: furniture/mebel yang terbuat dari rotan; pakaian batik, kebaya, kebaya, tas; kerajinan tangan (kayu, tanah liat, batik), hiasan dinding dan ruangan, guci, peralatan dapur (wajan, berbagai jenis cetakan jajanan pasar khas Indonesia); produk makanan olahan seperti Indomie, berbagai makanan kering dan minuman. Selain itu juga dipromosikan produk kuliner/makanan Indonesia yang digemari masyarakat Suriname, seperti: sate ayam, soto, gulai, mie goreng, gado-dago, lemper, martabak, putu ayu, wajik, peyek, siomay, es teler, dan sebagainya.

 

Dalam rangka promosi seni dan budaya, Indofair 2013 juga menampilkan berbagai jenis tarian tradisional dan kotemporer Indonesia; cabaret (ludruk); music/band yang membawakan lagu-lagu nostalgia Indonesia; pegaraan busana (fashion show), poco-poco, jarang kepang; pertunjukan massal angklung; pameran foto; pemutaran film Indonesia; serta promosi kursus Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.

 

Pelaksanaan Indofair 2013 ini memperoleh perhatian yang besar dari masyarakat dan pengusaha Suriname. Tidak kurang dari 2.500 orang yang mengunjungi Indofair 2013 setiap harinya.

 

Dalam kegiatan Indofair 2013 ini, Wakil Presiden Suriname, Mr. Robert Ameerali beserta rombongan turut hadir dan mengunjungi stand Sekretariat KBRI Paramaribo dan stand peserta lainnya pada hari kedua pelaksanaan Indofair 2013. Selain itu, pelaksanaan Indofair 2013 juga memperoleh perhatian besar dari kalangan media massa setempat, meliputi berbagai media  cetak dan elektronik Suriname, seperti Radio/TV Garuda, Radio/TV Mustika, Radio/TV Pertjajah, Radio/TV Apintie, Radio/TV Sky, STVS, Radio-10, Surat kabar Times of Suriname, De Ware Tije, dan Dagblad Suriname. (Sumber : KBRI Paramaribo)