PEMBUKAAN KURSUS BAHASA INDONESIA, BAHASA JAWA DAN TARI INDONESIA KBRI PARAMARIBO, 26 JANUARI 2013

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

Bertempat di Aula Pancasila KBRI Paramaribo, pada tanggal 26 Januari 2013 telah dilaksanakan Pembukaan Kursus Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa dan Tari Indonesia  periode tahun 2013.  Hadir dalam acara ini seluruh homestaff dan  local staff,  Ketua dan pengurus  Dharma Wanita Persatuan KBRI Paramaribo, pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Alumni Kursus Bahasa Indonesia (IKA-KBI) dan Ikatan Keluarga Alumni Kursus Bahasa Jawa (IKA-KBJ), para calon peserta  kursus bahasa dan kursus tari serta orang tua peserta kursus.
 
            Dalam kata sambutannya, Duta Besar RI menyampaikan bahwa kursus bahasa dan tari  Indonesia yang merupakan salah satu program KBRI Paramaribo, dimaksudkan untuk memelihara budaya Indonesia di Surimane. Duta Besar RI merasa senang bahwa masyarakat Suriname menyambut positif dengan semakin banyaknya peserta kursus Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa serta Tari Indonesia. Dengan memahami serta menguasai bahasa  dan tari Indonesia, berarti masyarakat keturunan Indonesia ikut memelihara budaya nenek moyang dari Indonesia.
 
            Duta Besar juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia secara rutin menawarkan beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), Darmasiswa dan Program Master bagi pelajar/mahasiswa Suriname. Peminat tawaran beasiswa tersebut dipersilahkan menghubungi KBRI Paramaribo.  Selanjutnya   memperlancar  Bahasa  Indonesia  dan dalam rangka promosi film Indonesia, Duta Besar menyatakan akan melanjutkan program pemutaran film di KBRI atau di distrik  selain Paramaribo. Disampaikan juga  bahwa kebudayaan Jawa/Indonesia diakui oleh pemerintah Suriname  sebagai bagian dari budaya Suriname yang multi etnis.
           
            Pada tahun 2012, tercatat 41 orang peserta kursus Bahasa Indonesia dan 23 orang peserta kursus  Bahasa Jawa. Sedangkan tahun 2013 terdapat 35 pendaftar kursus Bahasa Indonesia dan 45 kursus Bahasa Jawa.  Peserta kursus tari, tahun 2013 tercatat 95 orang, karena  peserta yang telah lulus salah satu jenis tari masih melanjutkan kursus untuk jenis tari yang lain. Duta Besar RI menyerahkan sertifikat bagi peserta kursus yang dinyatakan lulus ujian tari maupun ujian bahasa. Dalam acara pembukaan kursus tersebut, Duta Besar RI menyerahkan sertifikat kepada peserta kursus Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa dan Tari Indonesia yang dinyatakan lulus.
 
            Selanjutnya para lulusan kursus Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia bergabung menjadi anggota  IKA-KBI dan KA-KBJ.  Baik IKA-KBI maupun IKA-KBJ melakukan pertemuan  dua minggu sekali  di KBRI Paramaribo, untuk memperlancar dan menambah kemampuan berbicara Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia serta pengetahuan tentang Indonesia.
 
             Dalam rangka promosi budaya, pada acara ini ditampilkan Tari Sancang Gugat dan Tari Kembalikan Baliku. Selain itu, lulusan terbaik kursus Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato dalam pembukaan kursus bahasa. Sdr. Ngadiman Amatwarman menyampaikan pidato dalam Bahasa Jawa kromo dengan lancar dan cukup bagus. Demikian juga Sdr. Agnes Djoewan menyampaikan pidato Bahasa Indonesia dengan baik dan lancar. Sdr. Agnes menjelaskan manfaat kursus saat berkunjung ke Indonesia dan menceritakan kemajuan dan keindahan Indonesia baik Jakarta, Bandung maupun Yogyakarta. Yang bersangkutan menyatakan akan berkunjung lagi ke Indonesia dan mengajak lulusan dan peserta kursus untuk berkunjung ke Indonesia agar menyaksikan sendiri keindahan dan kemajuan Indonesia. (Sumber KBRI Paramaribo)