Indonesia Tampil pada Carifesta XI di Suriname

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Carifesta (Carribean Festival of Art) merupakan festival budaya negara-negara Karibia yang diselenggaran secara bergantian oleh negara anggota Caribean. Tahun ini Suriname menjadi tuan rumah Carifesta XI pada tanggal 16-25 Agustus 2013.  Indonesia diundang sebagai Tamu Khusus pada Carifesta, beserta beberapa negara sahabat lainnya.

 
Keikutsertaan Indonesia diwakili oleh KBRI Paramaribo bekerjasama dengan Ditjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan mengirimkan artis/penari serba bisa, Didik Ninik Towok.  Selain itu hadir 2 Pejabat Ditjen Kebudayaan, dipimpin oleh Bp. Gendro Nurhadi,  Direktur Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Dengan personal KBRI yang terbatas, dibantu oleh DWP Persatuan KBRI Paramaribo, dan mengerahkan para murid Kursus Tari dan alumni Kursus Bahasa Indonesia serta artis Didik Ninik Towok,  Indonesia ikut serta pada acara pembukaan, Workshop dan tampilan tari oleh Didik Ninik Towok di gedung Sana Budaya, tampilan tari oleh Sanggar Tari KBRI Paramaribo di Gedung Thalia Theater, Promosi Kuliner, dan promosi Indonesia secara umum di Kadin Suriname, serta promosi Film Indonesia di Gedung Bioskop Hermitage.
 
Pembukaan Carifesta diadakan di Lapangan Merdeka, depan Istana Presiden, pada tanggal 16 Agustus 2013. Selain  diikuti oleh 25  negara anggota Carifesta,  juga berpartisipasi Brasilia, China, Indonesia, India, Korea Selatan dll. Indonesia mengirimkan kontingen sebanyak 50 orang dengan berpakaian daerah di Indonesia. Dalam pembukaan ini, setiap negara kontingen diperkenalkan kepada lebih dari 5.000 undangan. Indonesia antara lain dikenalkan sebagai negara Bhineka Tunggal Ika, dan dengan lebih 17.000 pulau sebagai negara kepulauan terbesar di dunia serta mempunyai lebih 350 bahasa namun bersatu dengan Bahasa Indonesia.
 
Workshop tari diadakan pada tanggal tanggal 18 Agustus 2013 pagi hari, oleh Didik Ninik Towok di Gedung Sana Budaya, Paramaribo. Gedung Sana Budaya merupakan sumbangan Pemerintah Indonesia, sebagai sarana memelihara Budaya Indonesia di Suriname. Selanjutnya pada malam harinya Didik Ninik Towok mempertunjukkan keahliannya dengan menampilkan tari Dwi Muko dan beberapa tari modern. Hari berikutnya, 19 Agustus 2013, Didik Ninik Towok tampil di New Amsterdam, Distrik (Propinsi) Commewijne.
 
Promosi Film Indonesia dilakanakan di Gedung Film, Hermitage Mall pada tanggal 22 Agustu 2013 jam 16.15 sd 18.15. Indonesia menampilkan Film dengan judul Habibie and Ainun. Film tersebut cukup mendapatkan perhatian dari masyarakat Suriname.
 
Dalam rangka promosi budaya Indonesia, dilaksanakan pertunjukan Tari Indonesia di Gedung Thalia Theater pada tanggal 22 Agustus 2013. Mengingat banyaknya penggemar Tari Indonesia, maka pertunjukan dilaksanakan dua kali dengan durasi masing-masing 35 menit. Pertunjukan pertama diadakan pukul 19.00 – 19.35, sedangkan kedua dilaksanakan pada jam 21.00-21.35.
 
Sementara itu promosi Indonesia secara umum dengan menampilkan brosur pariwisata dan ekonomi dilaksanakan dalam Indonesian Country Booth mulai tanggal 17 sampai dengan 24 Agustus 2013. Demikian juga promosi kuliner Indonesia dilaksanakan dari tanggal 17 sd 24 Agustus 2013. Dalam rangka promosi kuliner tersebut dilaksanakan demo memasak oleh Sdr. Ismail, Kepala Rumah Tangga Duta Besar RI di Paramaribo pada tanggal 22 Agustus 2013. Promosi dengan thema healthy food tersebut mendemonstrasikan tata cara dan penyajian Lumpia Basah dan Gado-Gado, yang dimasak tanpa menggunakan minyak goreng. Demo memasak tentang tersebut mendapatkan liputan dari berbagai TV termasuk STVS yang merupakan TV nasional Surianame. Diharapkan tayangan TV nasional tersebut dapat menjangkau masyarakat Suriname yang lebih luas, sehingga lebih mengenalkan kuliner Indonesia di Suriname.
 
Secara umum, keikutsertaan Indonesia pada Carifesta XI cukup mendapatkan sambutan yang cukup baik dari masyarakat Suriname. Promosi kuliner dan promosi Tari Indonesia serta penampilan Didi Ninik Towok juga mendapatkan apresiasi yang sangat baik dan positif dari masyarakat Suriname. (Sumber : KBRI Paramaribo)