Memperkenalkan Kekayaan Rempah-Rempah dan Emansipasi Perempuan Indonesia kepada Masyarakat di Kanada

​Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ottawa, Kanada menyelenggarakan pameran promosi Indonesia secara lengkap, baik pengenalan mengenai letak geografis, potensi ekonomi perdagangan, kuliner, pariwisata maupun seni budaya Indonesia, dalam acara promosi bulanan “Indonesian Embassy Day”, tanggal 15 April 2015,  bertempat di Ruang Caraka Nusantara KBRI Ottawa.

Kegiatan Indonesian Embassy Day kali ini merupakan edisi keempat dengan mengusung tema Indonesian Women and the Preservation of Indonesia Traditional Culture, yang dikaitkan dengan peringatan Hari Kartini tanggal 21 April. Acara diawali dengan kunjungan ke berbagai anjungan yang menampilkan ikon-ikon Indonesia seperti alat-alat musik tradisional Indonesia (gamelan Jawa, gamelan Bali, kolintang dan angklung), proses pembuatan batik, karya akhir batik dan tenun dari berbagai daerah, serta wayang kulit dan golek. Pameran juga dilengkapi dengan stan informasi tempat-tempat wisata dan produk-produk makanan Indonesia yang sudah masuk pasar Kanada serta promosi Trade Expo 21-25 Oktober 2015.

Acara puncak diisi pemutaran video mengenai Kartini sebagai pejuang emansipasi Perempuan Indonesia dan kemajuan yang telah dicapai kaum Perempuan Indonesia di berbagai bidang seperti Megawati Soekarno Putri (Presiden Perempuan Pertama Indonesia), Retno L.P. Marsudi (Menlu Perempuan Pertama Indonesia), Sri Mulyani Indrawati (Managing Director and Chief Operating Officer of the World Bank), Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Martha Tilaar & Mooryati Soedibyo (pengusaha di bidang kosmetik dan kecantikan), Nyonya Meneer & Desy Sulistyo (pengusaha jamu Indonesia) dan Anne Avantie (disainer kebaya kontemporer). Acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai kekayaan rempah-rempah Indonesia, yang penggunaannya tidak hanya untuk kuliner masakan tetapi juga dapat digunakan untuk membuat minuman dan obat tradisional “djamoe”. Di akhir acara, para pengunjung diberikan kesempatan mencicipi Bir Pletok (minuman khas Betawi) dan kue-kue khas Indonesia seperti kue lapis, putu ayu dan risoles.

Edisi keempat “Indonesian Embassy Day” dikunjungi oleh masyarakat Kanada dari berbagai kelompok, yakni calon wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia, para staf pengajar lembaga bahasa di Kementerian Luar Negeri Kanada, kalangan diplomatik, alumni Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada (PPIK) dan Friends of Indonesia. Secara khusus, Madeleine Bourget, alumni PPIK berbagi pengalaman kepada para pengunjung mengenai keberagaman Indonesia yang ditemuinya selama tiga bulan tinggal di Jambi.

Kegiatan “Indonesian Embassy Day” dilaksanakan oleh KBRI Ottawa selama tahun 2015, sebagai salah satu upaya KBRI Ottawa untuk lebih memperkenalkan Indonesia kepada warga negara Kanada dan warga asing lainnya yang ada di Kanada.   Konsep kegiatan adalah memperkenalkan Indonesia secara lengkap kepada publik di Kanada, mulai dari posisi geografis Indonesia, potensi ekonomi dan perdagangan, sektor pariwisata, kuliner serta seni dan budaya.  Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah untuk membuka peluang yang lebih besar bagi Indonesia untuk menarik para wisatawan Kanada dan para pengusaha yang berminat untuk menjalin kontak dagang dengan Indonesia. Tema utama setiap kegiatan dibuat berbeda untuk memberikan perspektif baru terhadap Indonesia dan memancing animo para pengunjung.​