Seminar Peluang Kerjasama Teknologi Jepang dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

KJRI Osaka bekerja sama dengan Badan Penanaman Modal (BPM) Provinsi Jawa Timur pada tanggal 26 November 2015 menyelenggarakan Seminar Peluang Kerjasama Teknologi Jepang dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Surabaya. Seminar tersebut diselenggarakan atas inisiatif KJRI Osaka dengan maksud untuk memperkenalkan teknolgi Jepang dalam pengelolaan lingkungan hidup kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya termasuk kawasan industri dan rumah sakit. Diharapkan inisiatif ini dapat membantu menyumbang saran untuk menyelesaikan masalah pengelolaan sampah secara nasional, yang akhir-akhir ini tengah menjadi sorotan Pemerintah.

Dalam sambutannya, Kepala BPM Provinsi Jawa Timur, Ir. Lili Soleh Wartadipradja, MM menyampaikan bahwa masalah sampah di Indonesia merupakan satu masalah klasik hingga saat ini masih belum ditemukan solusinya secara komprehensif dan berkelanjutan. Seminar ini diharapkan menjadi momentum dalam membangun sinergi guna mengatasi sampah di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Selain perlunya penyusunan payung hukum, pembenahan institusi yang terkait pengelolaan sampah di tingkat lokal dan regional, mendorong program intensif dan keseriusan dalam meningkatkan kebersihan dan kehijauan kota, penggunaan teknologi yang tepat dalam pengelolaan sampah diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah secara menyeluruh.

Konsul Jenderal RI Osaka dalam sambutan pembukanya menegaskan kiranya peserta seminar dapat memanfaatkan kehadiran 4 narasumber dari Jepang yang akan memberikan paparan mengenai pengelolaan sampah dan limbah cair serta teknolgi yang digunakan. Jepang ratusan tahun yang lalu juga menghadapi permasalahan yang sama terkait sampah dan limbah cair, dan saat ini Jepang adalah salah satu negara yang memiliki keunggulan teknologi di bidang lingkungan hidup.

Keempat pembicara dari Jepang adalah: Mr. Makoto Mihara dari Pemerintah Kota Osaka. Mr. Tomoyuki Matsutani dari Pemerintah Prefektur Mie, dan 2 pembicara yang diorganisir oleh International Center for Environment Technology Transfer (ICETT): Mr. Yutaka Homon dari Shima Environment Business Association; dan Mr. Kiyoharu Fujino dari Japan ALSI Co. Ltd.

Pembukaan seminar juga dihadiri oleh Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Mr. Yoshiharu Kato.

Seminar dihadiri oleh lebih kurang 50 peserta dari pemerintah daerah di Jawa Timur dan di luar Jawa Timur (Yogyakarta dan Maluku), kawasan industri, dan akademisi.

Pada tanggal 27 November 2015, para narasumber Jepang melakukan kunjungan lapangan meninjau pengolahan limbah cair dan limbah medis RSUD Dr. Soetomo, serta pengolahan limbah cair di Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)