Promosi Tari Bali di Sakai

Dengan dukungan KJRI Osaka, pada tanggal 4 Maret 2017 Pemerintah Kota Sakai telah selenggarakan promosi Tari Bali yang dilaksanakan di Sakai City Museum Hall.  Promosi Tari Bali disampaikan dalam bentuk paparan mengenai 3 kategori Tari Bali yang telah terdaftar dalam Warisan Budaya Tak Benda UNESCO tahun 2015, serta penampilan tari Bali “Rejang” dan “Legong Kraton”. Penjelasan mengenai sejarah Tari Bali dipaparkan oleh Emi Kobayashi, seorang pengajar pada Osaka Music Univerity yang juga mendalami tari Bali.  Tarian Bali yang ditampilkan pada hari itu dibawakan oleh 2 warga Jepang yang sangat pandai menari Bali dan merupakan anggota grup Tari Bali Githa Kencana.

Kegiatan pada hari itu dihadiri oleh sekitar 100 orang warga Jepang. Kesempatan tersebut juga digunakan untuk mendistribusikan buku mengenai promosi pariwisata Indonesia.

Pada tahun 2011, International Research Center for Intangible Cultural Heritage in the Asia-Pacific Region telah didirikan di Sakai City Museum. Sejak saat itu, Sakai City Museum aktif menyelenggarakan seminar yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Warisan Budaya Tak Benda.