Presiden Kabinet New Caledonia bahas peluang kerjasama ekonomi dengan Gubernur Papua Barat

Pemerintah New Caledonia tertarik untuk menjalin kerja sama di bidang pengalengan ikan dan produk olahan kayu untuk konstruksi bangunan dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembicaraan antara Gubernur Papua Barat, Abraham Atururi dengan Presiden Kabinet New Caledonia, Philippe Germain saat melakukan pertemuan di Kantor Pemerintah New Caledonia, Rabu (18/11).

 

“Meskipun New Caledonia merupakan wilayah Prancis, namun wilayah ini memiliki otonomi untuk melakukan perjanjian maupun kesepakatan dengan negara lain. Hal ini akan memberikan peluang bagi New Caledonia, untuk meningkatkan kerja sama terutama dengan negara di Kawasan Pasifik termasuk Indonesia,” ujar Presiden Philippe Germain kepada delegasi Papua Barat.
 
Peluang kerja sama ekonomi tersebut juga didukung oleh hasil pertemuan Gubernur Atururi dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri New Caledonia, Jennifer Seagoe. Ketua Kadin New Caledonia menyatakan, Papua Barat dan New Caledonia memiliki potensi untuk menjalin kemitraan di bidang ekonomi. Diharapkan pertemuan ini dapat ditindaklanjuti oleh para pelaku usaha di Papua Barat dan New Caledonia.
 
Pertemuan dengan Presiden Kabinet dan Ketua Kadin New Caledonia dilakukan oleh Gubernur Atururi di sela-sela rangkaian MSG Investment Roadshow and Trade Fair 2015 yang diselenggarakan di Noumea sejak tanggal 18 hingga 20 November 2015.
 
Selain di bidang perdagangan, dibahas pula kemungkinan untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan, terutama dalam research and development oceanography. Selama ini, hubungan kerja sama antara Indonesia dan New Caledonia di bidang oceanography telah terjalin melaui ke Institut de Reserche pour le Developpement (IRD). Sebagai universitas negeri yang menjadi salah satu pusat penelitian kelautan, Universitas Papua diharapkan dapat menjadi jembatan kerja sama pendidikan antara Papua Barat dan New Caledonia, seperti melalui program pertukaran mahasiswa dan penelitian.
 
Kemudian, Gubernur Papua Barat juga merencanakan untuk mendatangkan Misi Kebudayaan Papua Barat pada sekitar akhir 2016. Hal tersebut disampaikan kepada Direktur Centre Culturel Tjibaou, Emmanuel Tjibaou, saat Gubernur Atururi mengunjungi satu-satunya pusat kebudayaan Melanesia di New Caledonia. Direktur Emmanuel Tjibaou menyambut baik rencana kedatangan misi budaya dari Papua Barat tahun depan. Kolaborasi ini akan menjadi pertemuan pertama antara Melanesia New Caledonia dan Melanesia Indonesia di Pusat Kebudayaan Tjibaou.