Pesona Indonesia Di Pasific Market New Caledonia

Bukan suatu kebetulan bila KJRI Noumea, memanfaatkan event bulanan Pacific Market, di kawasan wisata pantai Anse Vata, Noumea, untuk menampilkan seni budaya, kuliner dan produk Indonesia serta mempromosikan pariwisata pada masyarakat New Caledonia dan para wisatawan asing.

 

Sajian tari tradisi, angklung, musik, yang dibawakan oleh Tim kesenian binaan KJRI Noumea mampu menyedot perhatian lebih 2,000 pengunjung Pacific Fair yang datang silih berganti, termasuk wisatawan Australia dan dari berbagai negara yang datang menggunakan kapal pesiar (9/12). Berbagai jenis kuliner Indonesia, seperti sate ayam, mie ayam, es cendol, bakwan, wajik, kue lapis, risoles, kembang goyang, dan lainnya, laris diborong oleh pengunjung. Puluhan stand yang menjual kerajinan, cinderamata dan pakaian produksi Indonesia dengan motif setempat, banyak diminati para turis.
 
Rene Mainpuri, ketua penyelenggara Pacific Market menyatakan, “untuk pertama kalinya, Indonesia diundang menjadi tamu kehormatan untuk mengisi acara Pacific Market. Lebih lanjut dikatakan, “para pembeli saat ini banyak mengincar produk handmade seperti aksesoris, terutama untuk kado Natal dan Tahun Baru.”
 
Pernyataan tersebut didukung oleh salah satu pengusaha importir kerajinan Indonesia, Belle Ile, yang menuturkan customer Pacific Market yang mayoritas adalah wisatawan kapal pesiar lebih cenderung membeli kain pantai atau aksesoris maupun perangkat makan dari bambu atau kelapa.
Daniel Guillemot, pengusaha Pacific Sud Import yang mengimpor berbagai produk pakaian jadi dari Indonesia dengan design khas New Caledonia selama lima tahun terakhir, menyatakan tertarik untuk menanamkan investasinya di Indonesia, agar produksi dan penjualan pakaiannya pantainya dapat terus berkesinambungan.
 
Berbagai brosur informasi wisata ke Indonesia juga dibagikan pada para pengunjung Pacific Market. Paket wisata ke Bali khususnya di daerah Ubud, menarik perhatian warga setempat, termasuk Walikota Noumea, Sonia Lagarde yang menyempatkan mengunjungi stand KJRI Noumea.
 
Selain berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pameran dan promosi budaya, KJRI Noumea juga telah mempromosikan branding Wonderful Indonesia melalui penayangan iklan di televisi NC1ere, dan memasang iklan di bagian belakang bis kota Noumea. “Hal ini dilaksanakan untuk meningkatkan awareness, dalam rangka menarik lebih banyak lagi wisatawan New Caledonia berkunjung ke Indonesia,” ujar Konjen RI Noumea, Widyarka Ryananta. Selama bulan Desember, TV NC1ere telah dua kali menayangkan liputan tentang keindahaan budaya Bali, bertajuk “Bali, L’harmonie Préservée
 
Tahun 2014, jumlah wisatawan New Caledonia yang berkunjung ke Indonesia baru sekitar 1,300 orang. Terbuka peluang untuk meningkatkan jumlah wisatawan asal New Caledonia, mengingat setiap tahunnya separuh dari masyarakat wilayah seberang lautan Prancis ini berwisata ke luar negeri, ditambah dengan pendapatan per kapita New Caledonia cukup tinggi, mencapai 3.300.000 XPF (ekuivalen USD 30.243).

Indonesia Memukau di Pasific Market New Caledonia (citizen6.liputan6.com)