Pertunjukan Budaya Indonesia pada “Fête Culturelle du Pays Voh”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pertunjukan budaya Indonesia turut ambil bagian dalam “Festival Budaya Voh” (Fête Culturelle du Pays Voh) yang diselenggarakan oleh Walikota Voh di Pasar Voh (Marché Municipal de la Commune de Voh) pada 13 November 2010. Kota Voh berada di Propinsi Utara dan berjarak sekitar 297 km dari kota Noumea.  

Sesuai dengan temanya “Kekayaan dan Keberagaman Budaya di Voh”, festival yang baru pertama kali diselenggarakan ini merupakan festival budaya yang melibatkan budaya-budaya yang berkembang di kota Voh. “Festival Budaya Voh” dimeriahkan oleh tari peperangan Futunia, tari Uveane, dan tari Polynesia. Sementara, dari KJRI Noumea dan masyarakat Indonesia serta keturunannya telah menampilkan pertunjukan seni Pencak Silat Merpati Putih, Gamelan, dan tari Jaipong. Pertunjukan musik Gamelan menampilkan dua pertunjukan yang didukung 10 pemain dan tari Jaipong juga menampilkan dua tarian.

Festival budaya ini juga dimeriahkan oleh pameran kuliner dan pameran seni kerajinan tradisional. Kuliner dan kerajinan Indonesia pun turut berpartisipasi dalam festival tersebut dan menjadi stand yang ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat. Acara kebudayaan ini ditutup dengan parade busana tradisional termasuk busana adat Indonesia. Parade busana adat Indonesia menampilkan tujuh pakaian adat Indonesia yang ditampilkan oleh masyarakat Indonesia dan keturunannya serta partisipasi masyarakat Kanak di atas panggung besar dengan hiasan yang cukup megah. Festival yang berlangsung dari pagi hingga malam hari ini dihadiri oleh sekitar 300 pengunjung dari seluruh penjuru New Caledonia, termasuk media massa.

Festival budaya ini diselenggarakan dengan maksud untuk memperkenalkan kekayaan dan keragaman budaya yang berkembang di New Caledonia, khususnya di kota Voh. Selain itu, melalui kegiatan ini, Pemerintah Prancis, khususnya Pemerintah New Caledonia ingin menyampaikan bahwa mereka sangat menghargai budaya-budaya yang ada di New Caledonia dan akan selalu turut serta dalam melestarikan budaya-budaya tersebut.

Penampilan kesenian Indonesia pada acara tersebut ikut membuktikan bahwa budaya Indonesia telah menjadi bagian dari budaya New Caledonia yang telah lama berkembang dan dihargai di tengah masyarakat New Caledonia. Penampilan pertunjukan kesenian Indonesia telah berhasil mendapat perhatian yang meriah dari pengunjung festival. Kehadiran Konsul Jenderal R.I. dalam kegiatan tersebut menunjukan keseriusan upaya pemerintah Indonesia untuk terus memperhatikan, membina dan melestarikan budaya Indonesia di New Caledonia. Dengan upaya tersebut, diharapkan jalinan people to people contacts terus meningkat di masa-masa yang akan datang.